Briefing Pasukan

Market Masih Cari Arah, IHSG Lanjut Rebound?

Update dari market global, yield obligasi US 10 tahun naik ke 4,73%, level tertinggi sejak Januari 2025 karena beberapa pejabat The Fed masih kasih sinyal suku bunga bisa bertahan tinggi lebih lama.

Artinya investor masih harus siap dengan kondisi “higher for longer”. Data ekonomi AS dan perkembangan geopolitik bakal jadi penentu arah market berikutnya.

Kabar baiknya, pasar obligasi Indonesia masih cukup kuat. Ekspektasi inflasi yang lebih terkendali bikin yield SUN turun dan sentimen domestik tetap positif.

Wall Street tutup Juli dengan rally, Nasdaq naik 1% dan S&P 500 ikut menguat setelah saham teknologi kembali jadi mesin pendorong.

Asia ikut naik, terutama karena rebound besar indeks Korea yang bikin sektor teknologi mulai dapat napas setelah tekanan saham AI sebelumnya.

Komoditas:

Harga minyak naik karena tensi di Timur Tengah, sementara emas turun tapi masih mencatat performa bulanan terbaik sejak Februari.

IHSG akhir Juli ikut happy, naik +0,80% ke 6.236. Pasar sekarang nunggu data penting seperti PMI manufaktur, inflasi, GDP, dan cadangan devisa.

IHSG hari ini:

– Potensi lanjut rebound kalau disupport sentimen global positif.

– Area 6.250 – 6.300 jadi zona yang perlu diperhatikan karena bisa jadi area uji resistance.

Intinya, market lagi cari arah. Jangan cuma lihat saham mana yang terbang, tapi lihat juga angin makronya.

Karena saham bagus pun bisa ikut goyang kalau badai datang.

Salam fundamental! 🔥

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x