IHSG Hari Ini: Market Lagi Ngerem Sedikit
Halo Pasukan! 👋
Wall Street Jumat kemarin ditutup merah tipis. S&P 500 -0,2%, Nasdaq -0,5%, sementara Dow -0,1%. Biang keroknya masih sama: nada The Fed makin hawkish setelah Kevin Warsh bilang inflasi belum benar-benar aman. UST 10Y pun naik ke 4,73% dari 4,66%.
Artinya ekspektasi cut rate makin nggak nyaman. Pasar bahkan mulai pricing hampir 50% kemungkinan rate hike September. Bukannya turun malah ngomong naik lagi.
Di pasar domestik, IHSG Jumat turun tipis 0,06% ke 6.518. Foreign net sell Rp442 miliar, terutama di sektor energi dan basic materials. Tapi ada satu hal yang lumayan positif: yield SUN justru turun dan rupiah menguat ke sekitar Rp17.703/USD.
Jadi kondisi kita masih mixed.
Hari ini gw melihat IHSG cenderung sideways dengan bias agak negatif. Area 6.500 jadi level psikologis penting. Kalau mampu bertahan dan muncul tekanan beli, masih ada peluang rebound. Tapi kalau 6.500 jebol dengan volume besar, jangan kaget kalau market lanjut cari napas ke bawah.
Sementara itu, sentimen global bakal dipengaruhi data China Manufacturing PMI, inflasi Jerman, geopolitik, dan arah yield US Treasury.
Mmarket belum kasih alasan kuat buat kita euforia. Fokus ke saham yang punya setup bagus dan risk/reward masuk akal.
Salam fundamental! 🔥
