Kabar Pasar

RUU Ketenagakerjaan Baru Mau Digetok, Buruh Minta Ini

Gimana portofolio saham lu minggu ini? Hijau atau malah nyangkut di pucuk? Sambil nunggu market gerak, lu juga perlu tahu nih update berita soal tenaga kerja yang bakal berpengaruh ke ekonomi kita. Pemerintah sama DPR lagi ngebut ngerjain Rancangan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan dan targetnya kelar Oktober 2026 nanti.

Kata Serikat Pekerja Soal Aturan Baru Ini

Bos KSPI sekaligus penasihat khusus presiden, Said Iqbal, bilang kalau draf RUU ini lumayan oke ketimbang Omnibus Law kemarin. Bahkan dibilang lebih maju dari UU Nomor 13 Tahun 2003. Ada beberapa poin yang keliatannya nguntungin pekerja, antara lain:
– Program jaminan kehilangan pekerjaan makin diperkuat.
– Pekerja kontrak bakal dapet kompensasi.
– Ada ancaman sanksi pidana buat bos nakal yang nggak mau bayar hak buruh.

Tapi tenang aja, nggak semuanya mulus begitu aja. Pihak buruh tetep ngasih catatan kritis biar nggak ada aturan yang bikin rugi di kemudian hari.

Catatan Kritis dan Poin yang Masih Diperdebatan

Walaupun dibilang bagus, KSPI ngajak pemerintah buat bedah ulang beberapa hal penting supaya makin kuat. Masalah PHK, pesangon, sistem outsourcing, pekerja kontrak, sampai aturan jam kerja masih jadi bahan obrolan serius. Perlindungan buat pekerja perempuan, tenaga kerja asing, dan aturan sanksi juga nggak luput dari sorotan.

Selain itu, ada usulan menarik nih biar definisi pekerja makin luas. Jadi nggak cuma buruh pabrik doang, tapi juga nyakup:
– Jurnalis dan tenaga pendidik
– Tenaga medis dan anak buah kapal
– Pekerja kreatif dan ojol alias pengemudi daring
– Pekerja platform digital

Mereka juga ngotot minta skema jaminan pesangon dibiayai sama bos atau pemerintah, bukan malah dibebanin ke pekerja sendiri. Makanya, kita pantau aja terus gimana kelanjutan aturan ini sampai disahkan nanti, biar sentimen ke pasar juga ketahuan arahnya ke mana.

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x