Seller Toko Online Siap Siap Dipajak Mulai 1 Oktober
Buat lu para pejuang cuan yang jualan di e-commerce, ada berita penting nih. Pemerintah resmi mempercepat jadwal penarikan pajak buat seller online. Jadi, siapin mental dan dompet dari sekarang ya.
Jadwal Baru Pajak Seller E-Commerce
Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Bimo Wijayanto, ngasih tau kalau pajak penghasilan buat seller online bakal mulai dipungut tanggal 1 Oktober 2026. Jadwal ini maju sebulan dari rencana awal yang tadinya mau jalan tanggal 1 November 2026.
Alasan pemerintah majuin jadwal ini karena platform e-commerce dianggap udah siap secara sistem buat ngejalanin aturan baru tersebut. Sebelumnya, aturan ini sempat ditunda sama mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa demi mastiin kesiapan teknis di lapangan.
Ketentuan Pajak Omzet Seller
Aturan ini sebenarnya udah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 37/2025. Isinya mewajibkan platform belanja online buat mungut dan motong pajak dari penjualan seller kecil sampai menengah.
Berikut poin penting yang harus lu tau:
- Berlaku buat seller dengan omzet tahunan antara Rp500 juta sampai Rp4,8 miliar.
- Besaran pajak penghasilan yang dipotong adalah 0,5 persen dari total penjualan.
- Platform e-commerce yang penuhi kriteria bakal langsung otomatis motong dari transaksi lu.
Buat anak saham dan pelaku bisnis online, kebijakan baru ini tentu bakal ngaruh ke margin keuntungan. Jadi pastikan strategi cuan lu makin matang sebelum Oktober nanti.
