Berita Korporasi

Kinerja Saham ACES Melejit, Laba Bersih Tembus Rekor Berkat Kurs

Lu pada yang pegang saham ACES pasti lagi senyum-senyum sendiri nih. PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) baru aja rilis laporan keuangan semester pertama 2026 yang isinya bener-bener di luar dugaan. Kinerja keuangannya melesat kenceng dan sukses bikin para analis pasar modal manggut-manggut.

Laba Bersih Meroket Bikin Kaget

Sepanjang kuartal kedua 2026, ACES sukses ngebukukN laba bersih sebesar Rp227 miliar. Angka ini naik gila-gilaan sekitar 50 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Kalau dibandingin sama kuartal sebelumnya, lonjakannya juga masih kerasa banget di angka 39 persen.

Akumulasi laba bersih selama paruh pertama tahun ini udah nyentuh angka Rp390 miliar atau naik 33 persen secara tahunan. Capaian ini udah nutupin sekitar 54 persen dari estimasi total setahun penuh. Padahal biasanya rata-rata historis tiga tahun belakangan cuma di kisaran 39 persen doang. Mantap banget kan.

Dibalik Layar Lonjakan Laba ACES

Tapi lu jangan buru-buru silau sama angka laba bersihnya ya. Kalau ditelisik lebih dalam, lonjakan laba ini ternyata banyak ketolong sama pos pendapatan lain-lain, khususnya dari keuntungan selisih kurs yang tembus Rp160 miliar pada 2Q26.

Kalau pos kurs itu dikeluarin, sebenarnya laba usaha inti ACES cuma tercatat Rp227 miliar aja, malah turun tipis sekitar 5 persen secara YoY. Margin laba usaha intinya juga nyusut ke level 6 persen gara-gara beban operasional yang ikutan bengkak.

Pendapatan dan Penjualan Toko Sejenis

Pendapatan ACES pada kuartal kedua ini emang cuma tumbuh moderat sekitar 2 persen saja. Ini jauh lebih lambat dibanding kuartal pertama yang sempat tumbuh 10 persen. Penyebab utamanya karena pergeseran waktu Lebaran.

Bulan-bulan dengan pertumbuhan penjualan toko sejenis atau SSSG paling tinggi terjadi pada Februari dan Maret yang masuk kuartal pertama. Alhasil, SSSG selama semester pertama 2026 melandai ke level 2,3 persen. Meskipun begitu, angka ini masih on track sama target manajemen yang dipatok di kisaran 2 sampai 4 persen.

Margin Kotor Naik Tapi Beban Operasional Bengkak

Ada kabar baik dari sisi margin laba kotor yang naik ke level 48,5 persen pada 2Q26. Kenaikan ini didukung sama strategi perusahaan yang mulai naikin harga jual secara bertahap.

Sayangnya, kenaikan margin kotor itu langsung di-gerus sama rasio beban SG&A yang naik jadi 42,5 persen dari total pendapatan. Jadi, naiknya margin laba usaha ke level 13,4 persen pada kuartal ini murni karena dorongan dari cuan selisih kurs tadi.

Buat lu yang pengen masuk atau lagi nyangkut di saham ACES, tetep pantau pergerakannya ya. Jangan cuma tergiur sama laba bersih yang meledak tanpa paham jeroan laporan keuangannya.

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x