Berita Korporasi

AMMN Panen Cuan, Laba Bersih Meroket dan Smelter Makin Ngegas

Wah, kabar sedih buat yang kemarin sempat meragukan saham AMMN. Perusahaan tambang satu ini beneran buktiin tajinya dengan ngasih hasil laporan keuangan yang nggak main-main di periode 2Q26. Buat lu yang pegang sahamnya, pasti senyum-senyum sendiri pas lihat angka labanya pada hijau semua.

Laba Bersih Meroket Bikin Dompet Tebal

Sepanjang 2Q26 kemarin, AMMN sukses nyetak laba bersih sebesar US$ 338 juta. Angka ini gila banget karena melesat 111 persen dibanding kuartal sebelumnya. Kalau ditarik dari awal tahun alias 1H26, total laba bersihnya udah tembus US$ 498 juta. Padahal tahun lalu di periode yang sama, mereka masih ngalamin rugi. Mantap banget kan perubahannya.

Pencapaian ini juga udah sesuai sama perkiraan para analis di pasaran. Artinya, performa bisnis mereka emang lagi konsisten di jalur yang bener dan nggak cuma hoki sesaat doang.

Target Produksi Emas Naik dan Smelter Makin Gacor

Nggak cuma soal laba, manajemen AMMN juga mutusin buat menaikkan target produksi emas dalam konsentrat dari 579 koz jadi 775 koz. Kenaikan sekitar 34 persen ini terjadi karena kadar emas di bijih yang mereka gali ternyata jauh lebih tinggi dari perkiraan awal.

Selain itu, mereka juga mulai pasang target buat produksi hilirisasi seperti katoda tembaga dan emas batangan. Maklum aja, smelter baru mereka udah resmi lulus uji performa dan dapet sertifikat dari kontraktor. Juli sama Agustus kemarin aja, performa smelternya dibilang pecah rekor terus saking gacornya.

Cadangan Tambang Bertambah dan Umur Tambang Makin Panjang

Dari dapur operasional, kualitas tambang Batu Hijau juga makin ngeri. Produksi bijihnya melonjak drastis karena mereka udah masuk ke area tambang dengan kadar yang tinggi. Cadangan bijih alias reserves mereka juga ikutan naik sekitar 10 persen setelah ada pembaruan data JORC.

Berkat penambahan cadangan ini, umur tambang Batu Hijau jadi makin panjang sebelum nanti akhirnya mereka harus pindah garapan ke tambang Elang. Jadi lu nggak usah takut perusahaan ini bakal kehabisan bahan baku dalam waktu dekat.

Babak Baru Penjualan Tanpa Ekspor Konsentrat

Satu hal lagi yang penting, pengiriman ekspor konsentrat kemarin resmi jadi yang terakhir karena izinnya udah habis. Untungnya, penjualan terakhir itu sukses ngamanin harga emas yang lagi tinggi-tingginya di level US$ 4.900 per ons.

Mulai sekarang dan ke depannya, jualan AMMN bakal murni dari hasil olahan smelter sendiri kayak katoda tembaga sama emas batangan. Dengan smelter yang udah jalan mulus, bisnis mereka keliatan makin solid buat jangka panjang.

0 0 votes
Post Rating
Jamet

Jamet

Saham Jamet

guest

0 Comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x