Berita Korporasi

HEXA Masih Pede Incar Target Pertumbuhan 14 Persen Walau Awal Tahun Lemes

Buat lu pada yang mantengin saham alat berat, ada kabar baru nih dari PT Hexindo Adiperkasa Tbk atau yang biasa nangkring dengan kode HEXA. Direktur Utamanya, Dwi Swasono, ngasih pernyataan kalau perusahaan masih optimis banget bisa ngejar target pertumbuhan pendapatan sampe 14 persen pada tahun 2026 ini. Padahal, kalau diliat dari realisasi kinerja kuartal pertama alias 1Q26 kemarin, hasilnya emang masih agak lemes.

Katalis Positif Penyelamat HEXA

Nggak mungkin kan bos besar berani ngomong pede kalau nggak punya pegangan. Dwi bongkar beberapa alasan kenapa dia yakin HEXA bakal ngebut di sisa tahun ini. Intinya ada tiga hal utama yang diandelin:

  • Penyelesaian order backlog yang masih numpuk.
  • Potensi aktivitas pertambangan yang bakal ngebul lagi.
  • Permintaan dari sektor agro yang lagi seger-segernya.

Tambang Mulai Menggeliat dan Sektor Agro Jadi Andalan

Soal urusan tambang, ada angin segar karena revisi kuota produksi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya alias RKAB dari beberapa perusahaan tambang udah resmi keluar per Agustus 2026 kemaren. Otomatis, hal ini diprediksi bakal bikin aktivitas di lapangan makin aktif dan kebutuhan sewa atau beli alat berat ikutan naik.

Selain tambang, HEXA juga ngeliat sektor agro nggak mau kalah. Kenaikan harga komoditas di sektor perkebunan bikin para pemain di bidang ini punya modal lebih buat belanja alat berat baru. Jadi, pasar mereka nggak cuma bergantung sama satu sektor doang.

Gimana Kelanjutan Sahamnya?

Buat lu yang penasaran sama laporan keuangan terbarunya, HEXA sendiri catetannya belom rilis laporan keuangan untuk periode kuartal kedua alias 2Q26. Jadi, buat sementara ini lu mesti sabar nunggu laporan resminya keluar sambil tetap pantau pergerakan harganya di pasar. Tetap riset sendiri ya, jangan cuma ikutan-ikutan!

0 0 votes
Post Rating
Jamet

Jamet

Saham Jamet

guest

0 Comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x