Heboh! ULTJ Mau Dicaplok Frisian Flag Lewat Rights Issue Jumbo
Ada kabar panas nih buat lu yang suka mantengin bursa saham. Perusahaan susu raksasa asal Belanda, FrieslandCampina, bakal jadi pengendali baru PT Ultra Jaya Milk Industry and Trading Company Tbk atau yang biasa kita kenal dengan kode saham ULTJ.
Buat yang pengen tahu detailnya, aksi korporasi ini nggak main-main besarnya. Jadi, simak terus tulisan ini biar nggak ketinggalan info penting soal portofolio lu.
Rencana Aksi Korporasi dan Angka Jumbonya
Demi mululuskan niat menguasai ULTJ, emiten pembuat susu Ultra Milk ini bakal ngadain rights issue alias Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Jumlah saham baru yang diterbitkan nggak tanggung-tanggung, tembus sekitar 7,9 miliar lembar.
Harga pelaksanaan dipatok di angka Rp2.150 per saham. Tujuannya jelas, yaitu buat mengakuisisi 100 persen saham PT Frisian Flag Indonesia (FFI) dengan nilai fantastis sekitar Rp14,6 triliun. Nantinya, FFI bakal resmi nangkring jadi bagian dari grup ULTJ.
Ntar, para pengendali lama ULTJ bakal ngalihin haknya ke pemegang saham FFI kayak FrieslandCampina International Holding B.V., Blue Waves Group, dan PT Bahtera Wiraniaga Internusa. Mereka bakal masuk lewat mekanisme inbreng atau penyetoran modal dalam bentuk selain kas.
Nasib Pemegang Saham Lama dan Jadwal Penting
Meskipun ada bos baru yang masuk, lu nggak usah panik soal masa depan ULTJ. Keluarga Prawirawidjaja bakal tetap jadi pemegang saham signifikan di perusahaan ini. Bahkan, Sabana Prawirawidjaja dipastikan tetap duduk manis sebagai Direktur Utama ULTJ.
Selain itu, status ULTJ bakal tetep jadi perusahaan terbuka yang melantai di bursa. Karena kepemilikan FrieslandCampina bakal nembus di kisaran 28,95 sampe 30,81 persen setelah rights issue kelar, mereka juga wajib ngadain tender offer wajib.
Sebelum rencana ini kejadian, rumor kerja sama mereka sebenarnya udah sempat bocor sejak Oktober tahun lalu. Bedanya, berita lama cuma nyebut penjualan saham minoritas, bukan perubahan kursi pengendali kayak sekarang.
Semua rencana besar ini masih harus nunggu restu dari pemegang sahamlewat RUPSLB yang dijadwalin tanggal 27 Oktober 2026. Selain bahas rights issue, meeting itu juga bakal mutusin soal pembagian tambahan dividen tunai final dari saldo laba ditahan serta perombakan jajaran direksi dan komisaris.
Reaksi Pasar dan Pergerakan Saham ULTJ
Pasar langsung merespons positif kabar pencaplokan ini. Pas ditutup pada perdagangan Jumat, harga saham ULTJ langsung ngegas naik 8,42 persen ke level Rp2.060 per lembar.
Kenaikan ini tentu jadi angin segar buat trader dan investor yang udah pegang sahamnya duluan. Buat lu yang mau ikutan masuk, tetep analisis mandiri dulu ya, jangan cuma FOMO ikutan tren pasar.
