Kabar Pasar

MSCI Bilang Masalah Saham Indonesia Ada di Pasar Bukan di Indeks

Lu pasti udah denger soal ancaman MSCI yang mau nge-downgrade pasar saham kita ke status standalone market. Nah, bos MSCI Raman Aylur Subramanian akhirnya buka suara di acara UBS Group AG. Intinya, dia bilang masalah kita ini bukan di indeksnya, tapi di pasarnya sendiri yang butuh pembenahan total.

Harus Bersih-Bersih Bad Actors

Menurut si Subramanian, langkah MSCI buka konsultasi soal penurunan status ini murni karena dapet banyak masukan dari pelaku pasar global. Mereka pake kerangka kerja yang objektif, bukan asal ngambek. Biar Indonesia nggak jadi turun kasta, kuncinya ada di kemampuan regulator kita buat meyakinkan investor luar.

Regulator lokal harus nunjukin kalau mereka bener-bener bisa ngawasin market kita secara efektif. Kalau nggak, ya siap-siap aja ditinggal asing.

Kelemahan Teknologi dan Pengawasan Kita Disorot

Dari info yang dibocorin, pihak MSCI udah kasih sinyal tegas ke pejabat kita di New York sama Jakarta. Masalah utama kita tuh belum beres. MSCI nyaranin Indonesia niru cara Hong Kong sama Amerika Serikat dalam hal pencegahan manipulasi pasar, jadi nggak cuma mengandalkan sanksi keuangan doang.

Masalahnya, kita masih kedodoran di teknologi dan sistem pengawasan. Alat kita dibilang masih kurang canggih buat ngebaca pola trading yang nggak wajar dan nyetop penyalahgunaan pasar dari jauh-jauh hari.

Apa Langkah Selanjutnya Buat Kita?

Buat lu yang sering nongkrong di market, berita kayak gini jelas nggak bisa dianggap remeh. Kalau pemerintah sama bursa nggak gerak cepat ngebetulin sistem dan nendang para pemain nakal alias bad actors, skenario terburuk bakal kejadian.

Intinya, bola sekarang ada di tangan regulator. Kalau mereka lelet, market kita bakal kena imbasnya dan kepercayaan investor global bakal ambruk total.

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x