Kabar Pasar

Harga Minyak Adem Lagi, Pasokan Masih Digoyang Houthi

Gila emang market tuh nggak ada diamnya. Kemarin harga minyak Brent sempat bikin deg-degan karena naik 3,1 persen ke level US$ 116,7 per barel pada hari Jumat. Tapi sore ini, Senin (26/10), harganya malah melandai minus 1,4 persen ke posisi US$ 115,1 per barel. Buat lu yang sering mantengin chart energi, pasti kerasa banget kan gimana goncangannya.

Kenapa Kemarin Sempat Naik Tinggi

Lonjakan harga sebelumnya bukan tanpa alasan, bos. Waktu itu market panik parah gara-gara ada serangan baru dari kelompok Houthi yang dibekingi sama Iran. Targetnya nggak main-main, langsung ngehantam fasilitas infrastruktur penting di Arab Saudi. Otomatis para trader langsung mikir bakal ada gangguan pasokan minyak gede-gedean di timur tengah, makanya harga langsung ngacir naik.

Manuver Politik Bikin Suhu Politik Panas

Selain masalah serangan fisik, situasi geopolitik juga makin panas di meja politik luar negeri. Ada beberapa hal penting yang lagi dipantau market:

  • Donald Trump ngasih statement panas ke media bahwa waktu buat ambil keputusan makin mepet soal deal sama Iran atau langsung diselesaikas dengan cara lain.
  • Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, bilang dengan santai tapi tegas kalau Amerika Serikat nggak bakal nyoba-nyoba nyerang kalau mereka masih bersikap rasional.

Apa Pengaruhnya Buat Saham Lu

Buat kita yang modal receh tapi pengen cuan di saham energi, berita kayak gini tuh makanan sehari-hari. Walaupun sekarang harga minyak Brent agak adem di kisaran US$ 115-an, situasinya masih sangat rawan. Kalau tiba-tiba ada berita serangan susulan atau omongan Trump berubah jadi tindakan nyata, siap-siap aja portofolio energi lu bakal hijau atau merah terang dalam semalam.

Intinya, jangan gegabah ambil posisi. Tetap pantau berita global biar lu nggak salah langkah waktu mau entry atau exit market. Cuan itu bonus, tapi pertahanin modal dari scalping brutal adalah prioritas utama.

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x