Berita Korporasi

Saham DGIK Kedatangan Tamu Jepang, Pengendali Lepas 25 Persen ke Tokyu Construction

Buat lu yang sering mantengin saham DGIK, ada kabar penting nih yang mesti lu tau. PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk baru aja kasih pengumuman lewat keterbukaan informasi kalau pengendali mereka, PT Global Namika Kencana, alias Global Dinamika Kencana, sepakat buat ngelepas sebagian kepemilikan sahamnya.

Nggak tanggung tanggung, persentase saham yang dijual lumayan gede yaitu 25 persen. Pembelinya juga bukan pemain lokal sembarangan, melainkan perusahaan konstruksi asal Jepang yaitu Tokyu Construction Co Ltd yang melantai di bursa Tokyo dengan kode TSE 1720. Masuknya raksasa konstruksi Jepang ini jelas bikin penasaran arah gerak emiten ini selanjutnya.

Rencana Jual Saham Treasuri Lewat Pasar Negosiasi

Selain kabar penjualan ke pihak Jepang tadi, DGIK juga punya agenda lain yang nggak kalah penting buat dicermati. Perusahaan berencana buat ngebuang seluruh saham treasuri hasil buyback yang mereka lakuin dari periode 7 Maret 2022 sampai 19 September 2023.

Jumlah saham treasuri yang bakal dilepas ini nggak sedikit, tembus sekitar 400,2 juta lembar atau setara dengan 7,22 persen dari total saham. Menariknya, pembeli saham treasuri ini adalah PT Global Dinamika Kencana sendiri. Transaksinya bakal ngebut lewat pasar negosiasi dalam rentang waktu 11 November sampai 31 Desember 2026.

Berapa Nilai Transaksinya?

Pasti sekarang lu pada mikir, berapa sih cuan atau nilai duit dari transaksi jumbo ini? Sayangnya, sampe berita ini diturunkan, pihak DGIK masih nutup rapat alias belum merinci terkait nilai dan harga dari kedua aksi korporasi tersebut.

Kita tunggu aja kelanjutan informasinya dari manajemen. Apakah sentimen kedatangan Tokyu Construction ini bakal bikin pergerakan harga saham DGIK makin liar di bursa, atau malah biasa aja. Yang jelas, lu tetep harusanalisa mandiri dan jangan FOMO ya.

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x