Akuisisi Bikin Heboh DOOH, Sahamnya Mau Dibawa ke Mana
Ada kabar panas nih buat lu pada yang suka mantengin bursa. PT Sinergi Internasional Investama resmi caplok 51 persen saham PT Era Media Sejahtera Tbk atau yang dikenal dengan kode DOOH. Transaksi gacoan ini kejadian pada 30 Juli 2026 kemarin dengan harga pembelian Rp50 per saham.
Kronologi Aksi Borong Saham DOOH
Kalau lu hitung-hitung, total nilai transaksinya tembus di angka sekitar Rp197,3 miliar. PT Sinergi Internasional Investama beli saham sebanyak itu langsung dari PT Prambanan Investasi Sukses. Yang bikin seru buat dibahas, perusahaan pembeli ini ternyata baru banget didirikan pada 17 Juli 2026 dan belum jalanin kegiatan usaha komersial sama sekali.
Selain itu, pihak manajemen juga pastiin kalau nggak ada hubungan afiliasi antara DOOH sama si pembeli sebelum transaksi ini terjadi. Sosok Tinawati juga tercatat sebagai ultimate beneficial owner di balik aksi korporasi ini.
Bakalan Ada Penawaran Tender Wajib
Ceritanya nggak cuma sampai di situ doang. Begitu transaksi jumbo ini rampung, PT Sinergi Internasional Investama wajib jalanin satu langkah lanjutan yang diatur sama regulasi pasar modal.
- Perusahaan bakal laksanakan penawaran tender wajib
- Targetnya adalah sisa saham DOOH di pasaran
- Kepemilikan mayoritas pindah tangan ke pengendali baru
Buat lu yang pegang saham DOOH, berita kayak gini tentu jadi sentimen penting buat dipantau pergerakannya. Apakah harga Rp50 per saham bakal jadi titik balik atau malah bikin boncos? Tetap pasang mata dan kelola risiko lu dengan benar ya.

