Kabar Pasar

Bocoran RAPBN 2027: Prabowo Mau Genjot Ekonomi dan Bikin Bursa Komoditas Baru

Gimana bro, portfolio saham lu masih aman kan? Baru aja Presiden Prabowo Subianto nyampein pidato kenegaraan soal RUU APBN 2027 dan nota keuangannya. Buat kita yang doyan mantengin market, tentu banyak sentimen baru yang bakal ngaruh ke pergerakan saham ke depannya. Biar nggak ketinggalan info, yuk intip poin pentingnya di bawah ini.

Postur Anggaran dan Target Pertumbuhan Ekonomi 2027

Pemerintah kelihatannya optimis banget buat tahun 2027 nanti. Belanja negara dipatok di angka Rp4.097,2 triliun, sementara pendapatan negara ditargetkan naik jadi Rp3.426 triliun. Karena pendapatan naiknya lebih ngebut dibanding belanja, defisit anggaran bakal ditekan turun ke 2,4 persen terhadap PDB.

Nggak cuma itu, target pertumbuhan ekonomi juga digenjot ke level 6 persen. Angka ini lebih tinggi dibanding target APBN 2026 yang cuma 5,4 persen. Walau kelihatannya ambisius, asumsi dasarnya dibilang masih cukup konservatif. Kalau ekonomi beneran ngebut, sektor-sektor siklikal di bursa bisa ketiban untung nih.

Gebrakan Baru: Bursa Komoditas dan Pengawasan Ekspor

Buat lu yang sering nyermatin saham komoditas, siap-siap karena pemerintah bakal bikin gebrakan besar. PT Danantara Sumberdaya Indonesia atau DSI bakal turun tangan buat memantau ekspor komoditas biar nggak ada lagi akal-akalan under-invoicing.

Pemerintah juga mau ngebut ngerampungin aturan bursa mineral dan komoditas strategis yang bakal diawasi OJK mulai 1 Januari 2027. Komoditas yang masuk daftar mulai dari sawit, nikel, timah, batu bara, sampai kopi dan emas. Tujuannya jelas, biar harga acuan ada di dalam negeri dan manipulasi harga makin susah.

Anggaran Makan Bergizi Gratis dan Proyek PFII

Program Makan Bergizi Gratis atau MBG ternyata tetep jadi prioritas utama. Tahun 2027 nanti, anggarannya naik jadi sekitar Rp240 triliun dengan target sasaran nyampe 60,6 juta penerima manfaat. Buat saham di sektor konsumer dan poultry, tentu berita ini jadi sinyal bagus karena demand bahan pangan bakal terus dijaga tinggi sama pemerintah.

Selain itu, Prabowo juga ngasih update soal Pusat Finansial Indonesia Internasional atau PFII. Lokasi sementaranya bakal nempati Gedung Danareksa di Jakarta, sebelum nanti nyusul buka di Bali. Satu lagi yang nggak kalah penting, wacana demutualisasi Bursa Efek Indonesia juga lagi disiapin OJK dan aturan mainnya bakal rilis pertengahan September 2026 ini.

Intinya, banyak banget sentimen baru yang bakal nentuin arah market kita ke depan. Tetap kelola risiko, jangan FOMO, dan cuan terus buat portofolio lu.

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x