Berita Korporasi

GGRM Bikin Gebrakan: Laba Bersih Melesat Nggak Kira-Kira di Q2 2026!

Wah, bro, ada kabar gila dari emiten rokok kesayangan kita, Gudang Garam (GGRM). Laporan keuangan Q2 2026 mereka baru keluar, dan jujur aja, ini bikin kaget sekaligus seneng banget! Laba bersih mereka melonjak tajam, bikin investor yang udah nunggu-nunggu langsung senyum lebar.

Cuan GGRM di Q2 2026: Nggak Main-Main!

Coba lu liat nih, GGRM berhasil ngeraup laba bersih Rp1,4 triliun di kuartal kedua 2026. Bandingin aja sama periode yang sama tahun lalu, yang cuma dapet Rp13 miliar doang! Gila, kan? Ini namanya low-base effect, cuy, tapi tetep aja peningkatannya signifikan banget.

Kalo diakumulasi selama semester pertama 2026, laba bersih GGRM udah tembus Rp3 triliun. Padahal tahun lalu cuma Rp117 miliar. Angka ini bahkan udah melampaui ekspektasi konsensus, lho, karena setara 77% dari proyeksi setahun penuh!

Resep Rahasia di Balik Keuntungan Jumbo

Nah, mungkin lu mikir, kok bisa sih labanya naik gila-gilaan padahal pendapatan mereka malah turun? Ya, pendapatan GGRM di Q2 2026 memang turun -1% YoY, dan selama 1H26 turun -7% YoY. Tapi ini dia triknya:

  • Margin Laba Nendang Abis:

    GGRM jago banget ngembangin margin laba kotor dan laba usaha. Margin laba kotor mereka naik +510 bps YoY di Q2 dan +600 bps YoY di 1H26. Sementara margin laba usaha? Naik +800 bps YoY di Q2 dan +830 bps YoY di 1H26! Mantap jiwa!

  • Cukai Turun, OPEX Ngebut Turun:

    Salah satu kuncinya, biaya cukai yang jadi beban utama emiten rokok itu turun drastis, sekitar -12% YoY di Q2 dan -14% YoY di 1H26. Terus, beban operasional (opex) juga dipangkas abis-abisan, sampai -33% YoY di Q2 dan -34% YoY di 1H26.

  • Efisiensi Karyawan:

    Bahkan beban karyawan juga ikutan turun -27% YoY di 1H26. Ini karena jumlah karyawan GGRM berkurang jadi sekitar 21 ribu per Juni 2026, dari yang sebelumnya sekitar 27 ribu di Juni 2025. Gila efisiensinya!

Meski pendapatan turun, kayaknya ini lebih karena volume penjualan yang berkurang. Tapi, gw liat GGRM juga udah naikin harga jual rata-rata produknya. Jadi, mereka tetep bisa ngejaga nilai penjualan per batang rokok, bahkan mungkin naikin.

Gimana Nasib GGRM Selanjutnya?

Dengan performa sekuat ini di semester pertama, GGRM nunjukin kalo mereka nggak cuma jago jualan, tapi juga pinter ngelola biaya. Ini sinyal bagus buat para investor yang megang saham GGRM. Laba yang melampaui ekspektasi gini bisa jadi katalis positif buat pergerakan harga sahamnya ke depan. Jadi, siap-siap aja ngeliat GGRM makin ngebul di bursa!

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x