Kabar Baik Buat INCO, 64 Eksportir Diguyur Relaksasi DHE SDA
Ada info penting nih buat lu yang megang saham di sektor pertambangan. Pemerintah resmi ngasih keringanan buat puluhan perusahaan eksportir lewat aturan baru. Lumayan banget buat muterin arus kas mereka biar nggak terlalu seret.
Relaksasi DHE SDA Resmi Berlaku
Buat lu yang belum tahu, ada 64 perusahaan eksportir yang bakal dapet relaksasi penempatan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam atau DHE SDA. Aturan ini mulai berlaku per 1 September 2026 nanti. Nama-nama besar kayak PT Freeport Indonesia dan PT Vale Indonesia Tbk (
Lewat Peraturan Pemerintah No. 21/2026, kewajiban parkir duit hasil ekspor buat emiten tambang dipangkas drastis. Kalau aturan umumnya mewajibkan 100 persen selama 12 bulan di bank milik negara atau Himbara, khusus buat mereka yang dapet relaksasi ketentuannya beda banget.
Keuntungan Buat Emiten Tambang
Aturan baru ini bikin kewajiban penempatan DHE SDA cuma jadi minimum 30 persen aja. Jangka waktunya juga dipangkas jadi cuma 3 bulan di rekening valuta asing khusus bank domestik. Jelas ini angin segar buat emiten karena mereka punya lebih banyak fleksibilitas buat mengelola likuiditas perusahaan.
Tapi ingat, nggak semua perusahaan bisa dapet fasilitas ini begitu aja. Pemerintah menetapkan tiga syarat kumulatif yang harus dipenuhi, yaitu:
- Berbentuk Perseroan Terbatas atau PT yang bergerak di sektor pertambangan.
- Memiliki minimal satu pemegang saham dari negara tertentu yang sudah ditetapkan pemerintah, yaitu Amerika Serikat, China, Hong Kong, Australia, dan Kanada.
- Pemegang saham asing tersebut punya porsi kepemilikan minimal 10 persen di perusahaan.
Dengan masuknya

