Leyand International (LAPD) Mau Rights Issue Bawa Masuk Tambang Batu Bara
Lu pada ngikutin pergerakan LAPD nggak nih. Perusahaan yang punya nama resmi PT Leyand International Tbk ini tiba-tiba ngasi kabar bakal ngadain aksi korporasi penting. Mereka siap menggelar penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu alias rights issue.
Jumlah saham baru yang bakal dilepas nggak main-main, bisa sampe dua miliar lembar saham. Buat lu yang hobi nampung saham gocapan, siap-siap pasang mata karena harga pelaksanaannya dipatok di kisaran Rp50 per lembar. Dari aksi ini, potensi dana segar yang terkumpul bisa nyampe Rp100 miliar.
Inbreng Tambang Batu Bara Dari Pengendali
Nah yang seru dari aksi LAPD ini bukan cuma soal duit segar, tapi ada transaksi inbreng di dalamnya. Pengendali mereka yaitu PT JSI Sinergi Mas bakal ngeborong semua haknya pake cara inbreng atau penyetoran modal dalam bentuk lain selain uang tunai.
Barang yang diserahin ke LAPD juga nggak sembarangan. JSI Sinergi Mas bakal nyerahin 99,99 persen saham PT Bersaudara Sinergi Sejahtera, yang notabene adalah perusahaan kontraktor jasa pertambangan batu bara. Jelas banget niat LAPD mau belok haluan atau nambah bisnis baru ke sektor tambang yang lagi hot.
Duit Segar Buat Modal Kerja Dan Alat Tambang
Selain dapet aset perusahaan tambang, LAPD juga bakal nerima dana tunai dari sisa rights issue ini. Rencananya duit tersebut bakal dipake buat muterin roda bisnis sehari-hari.
Berikut beberapa penggunaan dana tunai hasil rights issue:
- Biaya operasional perusahaan
- Eksekusi berbagai kontrak yang ada
- Pemeliharaan dan penambahan alat berat
Kalo lu penasaran sama kelanjutan nasib saham ini, catat tanggalnya. Rencana besar ini bakal dibahas langsung lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa atau RUPSLB yang dijadwalin pada 20 Oktober 2026.
Gimana bro, mau ikut tebus atau malah skip dulu nunggu kejelasan arah bisnis batubaranya. Tetap riset mandiri ya sebelum memutuskan beli.

