SSIA Revisi Turun Target Pendapatan 2026, Cuan Aman Nggak Nih?
Buat lu pada yang lagi pantau saham PT Surya Semesta Internusa Tbk atau yang punya ticker SSIA, ada kabar terbaru nih dari manajemen mereka. VP Investor Relations & Sustainability SSIA, Erlin Budiman, ngasih pengumuman penting waktu public expose hari Senin kemarin. Jadi, mereka resmi nurunin target pendapatan buat tahun 2026 dari yang tadinya Rp7,5 triliun jadi Rp7,2 triliun saja.
Alasan SSIA Pangkas Target Pendapatan
Pasti lu mikir, kok bisa target dipangkas? Usut punya usut, hal ini kejadian gara-gara ada penjualan yang terpaksa tertunda serta peralihan kontrak di anak usaha mereka yaitu PT Nusa Raya Cipta Tbk atau NRCA. Penundaan kayak gini emang bikin rencana meleset sedikit dari perkiraan awal.
Tapi tenang dulu bro, nggak usah panik. Walaupun pendapatan dipangkas, pihak manajemen tetap pede buat nahan target laba bersih 2026 di angka Rp400 miliar. Artinya, efisiensi bisnis mereka masih jalan dengan baik di tengah berbagai hambatan yang ada.
Prospek Marketing Sales dan Kawasan Industri 2027
Beralih ke tahun berikutnya, SSIA udah pasang strategi baru. Mereka nargetin marketing sales seluas 60 hektare buat tahun 2027. Angka ini kelihatan lebih moderat kalau dibandingin target tahun 2026 yang sempat dipatok di angka 135 hektare.
Sebagai perbandingan biar lu ada gambaran, capaian marketing sales SSIA sepanjang semester pertama alias 1H26 baru nyampe 10,1 hektare dengan nilai sekitar Rp196 miliar.
Direktur SSIA, Wilson Effendy, juga nambahin kalau prospek sektor kawasan industri ke depannya masih bakal stabil. Permintaan investasi mayoritas masih datang dari China. Wilson juga bilang kondisi bisnis tahun depan kemungkinan besar nggak bakal jauh beda dari tahun 2026. Jadi, buat lu yang pegang saham SSIA, sabar-sabar aja dulu sambil terus pantau pergerakannya di market ya.

