Telkom TLKM Mau Lepas Mayoritas Saham Data Center Biar Ngebut
Woy, ada kabar panas nih buat lu pada yang mandangin pergerakan saham emiten pelat merah. PT Telkom Indonesia Tbk alias TLKM lagi berencana nyari partner strategis buat bisnis data center mereka. Nggak tanggung-tanggung, opsi divestasi kepemilikan mayoritas juga lagi digodok biar bisnis ini makin moncer ke depannya.
Progres Udah Masuk Tahap Serius
Direktur Utama Telkom, Budi Satria Dharma Purba, ngasih bocoran kalau proses pencarian mitra ini udah nggak santai lagi. Sekarang posisinya udah masuk ke tahap evaluasi binding offers dari calon-calon partner. Kalau lu nanya kapan kelar, targetnya bakal rampung di akhir tahun 2026 nanti.
Telkom sengaja nggak mau jalan sendiri karena mereka butuh tenaga tambahan buat ngebut di sektor digital. Langkah korporasi ini tentu jadi sentimen tersendiri buat pergerakan saham TLKM di lantai bursa.
Alasan Telkom Gandeng Mitra Strategis
Kenapa sih TLKM repot-repot nyari partner sampe mau lepas mayoritas? Alasan utamanya jelas cuan dan efisiensi. Berdasarkan keterangan manajemen, ada beberapa hal penting yang diincar dari partner baru nanti:
- Membawa kapabilitas operasional yang lebih canggih.
- Punya akses langsung ke market, khususnya para pemain hyperscaler global.
- Punya kemampuan buat mempercepat pembangunan infrastruktur.
- Mampu mendongkrak utilitas kapasitas data center dengan cepat.
Apa Kata Buat Investor Saham TLKM
Buat lu yang sering nyangkut atau lagi ngincer saham TLKM, aksi korporasi kaya gini patut dipantau ketat. Masuknya strategic partner kelas kakap bakal bikin valuasi bisnis data center Telkom jadi makin seksi di mata investor institusi.
Intinya, manajemen lagi berusaha mutar otak biar aset mereka nggak cuma diem doang tapi bener-bener produktif. Tetap pasang mata dan atur strategi lu, jangan sampe FOMO tapi tetep cuan ya.

