WIKA Tancap Gas, Kontrak Baru Tembus 6,91 Triliun
Wah, buat lu pada yang doyan mantengin saham pelat merah, ada kabar lumayan seger nih dari emiten karya. PT Wijaya Karya Tbk atau yang biasa lo pantau lewat ticker WIKA baru aja ngasih update soal performa bisnis mereka di pertengahan tahun ini. Gak tanggung tanggung, angka kontrak barunya melesat tinggi dan bikin pengen ikutan masuk porto.
Berdasarkan keterangan dari Sekretaris Perusahaan WIKA, Ngatemin, emiten ini sukses mengantongi nilai kontrak baru sebesar Rp6,91 triliun sampai dengan bulan Juni 2026. Kalau dibandingin sama periode yang sama tahun lalu, alias secara YoY, ada lonjakan gila gilaan sampai 61 persen. Mantap banget kan buat ukuran saham yang kemarin sempat kena mental.
Udah Capai Sepertiga Target Tahunan
Pencapaian separuh tahun ini jelas bukan angka caleg gagal. Kalau dihitung hitung, duit 6,91 triliun rupiah tadi udah setara sama sekitar 35 persen dari total target yang dipatok manajemen buat sepanjang tahun 2026 ini. Asal lu tau aja, manajemen WIKA pasang target ambisius buat ngejar total kontrak baru lebih dari Rp20 triliun.
Emang sih masih panjang jalan buat ngejar sisa targetnya, tapi kalau melihat tren kenaikan yang tembus 60 persen lebih, bukan gak mungkin target itu kesampaian. Buat para scalper atau swing trader, momentum kayak gini pastinya jadi bahan analisa yang seru buat dicermati sebelum harga sahamnya kadung terbang duluan.
Darimana Aja Sumber Cuan Kontrak Baru Ini?
Buat lu yang penasaran proyek apa aja yang bikin WIKA ngebul, mereka gak cuma ngerjain satu sektor doang. Pendapatan kontrak baru ini disebar ke beberapa lini bisnis yang lumayan seimbang. Nih rincian persentasenya:
- Sektor industri penunjang konstruksi nyumbang paling gede di angka 32,6 persen.
- Sektor infrastruktur dan gedung nempel ketat di posisi kedua dengan 32,4 persen.
- Sektor energi dan industrial plant gak mau kalah nyumbang 30,4 persen.
- Sektor properti menyumbang 2,9 persen.
- Sektor investasi menutup daftar dengan kontribusi 1,8 persen.
Diverifikasi sektor yang lumayan rapi ini ngebuktiin kalau WIKA gak cuma ngejar proyek gedung doang, tapi juga merambah sektor penunjang lain yang potensial. Jadi, gimana guys? Udah siap serok saham WIKA atau masih mau mikir dua kali sambil nunggu sinyal teknikal berikutnya? Selalu ingat buat pake uang dingin ya biar gak panik pas market lagi berdarah.

