IHSG Masih Tertekan, Minyak Turun Jadi Angin Segar?
IHSG Masih Tertekan, Minyak Turun Jadi Angin Segar?
Halo pasukan!
Market global kemarin cukup campur aduk. Saham AS mayoritas ditutup naik, DJIA +1,03%, S&P 500 +0,21%, walaupun Nasdaq masih terkoreksi -0,22% karena investor mulai rotasi dari sektor chip & teknologi ke sektor lain.
Kabar positif datang dari tensi Timur Tengah yang mulai mereda. Pernyataan Trump soal pembicaraan dengan Iran bikin harga minyak turun lebih dari 10% minggu ini. Brent turun ke USD 83,68/barrel dan WTI USD 78,92/barrel.
Buat Indonesia, S&P mempertahankan rating sovereign BBB/A-2 dengan outlook stabil. Artinya fundamental ekonomi Indonesia masih dianggap cukup solid.
Tapi jangan lupa, IHSG kemarin masih kena tekanan. IHSG sempat sideways dan hijau sedikit sebelum ditutup -0,89% ke level 6.130 dengan foreign outflow sekitar Rp1,1 triliun.
Hari ini market masih akan memperhatikan:
perkembangan geopolitik
arah kebijakan BI setelah pergantian kepemimpinan
pergerakan rupiah & yield obligasi
Kesimpulan:
Market masih banyak drama global. Jangan keburu panik, cash tetap jadi senjata kalau peluang belum jelas.
Salam fundamental! 🔥
