Berita Korporasi

Wah, Saham EPMT Terancam Delisting Gara-Gara Free Float Nyangkut!

Buat lu yang pegang saham atau lagi pantau pergerakan emiten farmasi, ada berita kurang sedap nih. Enseval Putera Megatrading atau yang punya kode EPMT lagi di ujung tanduk. Pihak induk usahanya, Kalbe Farma (KLBF), terang-terangan bilang kalau mereka buka opsi buat delisting alias cabut dari bursa. Waduh, gawat juga ya kalau kejadian beneran.

Masalah Klasik, Free Float EPMT Masih Seret

Usut punya usut, masalah utamanya ada di aturan kepemilikan publik alias free float yang belum beres. Berdasarkan data registrasi per akhir Agustus 2026, free float EPMT baru nyangkut di angka 7,51 persen saja. Jauh banget dari syarat minimal yang diminta sama Bursa Efek Indonesia (BEI).

Padahal, aturan baru dari BEI ketat banget. Buat emiten dengan market cap di atas Rp5 triliun yang free float-nya di bawah 12,5 persen per 31 Maret 2026, mereka wajib menggenjot porsinya minimal jadi 12,5 persen paling lambat 31 Maret 2027. Tahun berikutnya malah naik lagi jadi minimal 15 persen.

Pilihan Sulit Antara Tambah Saham Publik atau Hengkang

Direktur Kalbe Farma, Kartika Setiabudy, sempat ngomong dalam public expose kalau pihaknya masih ngitung-ngitung soal rencana nambah free float EPMT. Tapi di sisi lain, mereka juga realistis. Kalau nambah porsi publik itu dirasa susah banget dan nggak masuk hitungan, opsi delisting terpaksa diambil.

Tenang dulu, keputusan finalnya belum ketok palu kok. Semuanya masih dalam tahap obrolan internal. Jadi buat lu yang punya saham ini, nggak usah panik berlebihan, tapi tetap siap-siap siaga dan pantau terus perkembangannya supaya portofolio lu aman dari drama pasar modal.

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x