Saham FORE Incar Laba Meroket 70 Persen dan Ngebut Ekspansi Pabrik Donut
Buat lu yang lagi memantau pergerakan saham di pasar, ada kabar sedih eh salah, kabar seru dari emiten kopi kekinian. PT Fore Kopi Indonesia Tbk dengan kode FORE nggak main-main pasang target kinerja keuangan untuk tahun 2026 ini. Manajemen mereka sesumbar bakal ngejar pertumbuhan laba bersih sampai 70 persen secara tahunan.
Target Keuangan Gila-Gilaan di Tengah Isu Ekonomi
Lu mungkin mikir kondisi ekonomi lagi agak letoy dan daya beli lagi turun. Tapi Direktur FORE, Fahmi Rachmatullah, pede banget kalau target konsumen mereka tahan banting dari tekanan ekonomi. Nggak tanggung-tanggung, pendapatan perusahaan juga dipatok naik sampai 50 persen dibanding tahun sebelumnya.
Kalau target ini beneran tembus, cuan para pemegang saham FORE bakal makin tebel. Strategi ekspansi agresif yang mereka jalankan kelihatannya bukan cuma wacana kosong buat pamer laporan keuangan.
Ekspansi Gerai Ngebut Sampai Kota Tier 2 dan 3
Sepanjang paruh pertama tahun 2026 ini aja, FORE udah ngebut nambah lebih dari 40 gerai baru. Menariknya, lebih dari 40 persen dari gerai baru tersebut sengaja dibuka di kota-kota tier 2 dan tier 3 yang pasarnya masih gurih.
Catatan bisnis mereka nunjukin total gerai aktif Fore Coffee udah nembus 363 gerai per paruh pertama 2026, naik drastis dari 259 gerai di periode yang sama tahun lalu. Kalau ditotal sama Fore Donut dan gerai di Singapura, jaringan mereka sekarang udah ada 377 gerai yang tersebar di lebih dari 60 kota.
Bangun Pabrik Donut Baru dan Serbu Daerah
Bukan cuma jualan kopi, FORE juga lagi serius seriusnya masuk ke bisnis makanan manis. Mereka lagi ngebut nyiapin pabrik pengolahan adonan donat dengan nilai investasi sekitar Rp15 miliar yang ditargetkan beroperasi sekitar Agustus atau September 2026.
Sampai akhir tahun nanti, FORE nggak bakal ngerem ekspansi dengan rencana nambah 100 outlet baru yang terdiri dari 70 gerai kopi dan 30 gerai donat. Perluasan pasar Fore Donut juga bakal merambah kota-kota besar seperti Medan, Semarang, Yogyakarta, dan berbagai wilayah lain di Pulau Jawa.
Buat lu yang pegang sahamnya, siap-siap aja mantengin pergerakan FORE karena ekspansi masif ini bakal jadi penentu arah harga sahamnya ke depan.

