Saham BUMI Mau Nembus Level 200, Aksi Borong Tambang di Australia Bikin Makin Gaspol
Saham BUMI beneran tinggal selangkah lagi mau nembus level psikologis baru di 200. Kabar terbaru soal akuisisi tambang Loyal Metals di Australia yang udah disetujui investor langsung jadi katalis positif buat ngangkat harga sahamnya di bursa.
Kira-kira gimana prospeknya? Seberapa besar nanti dampak akuisisi tambang itu ke kinerja BUMI? Lu penasaran juga kan apakah sahamnya masih menarik buat dilirik sekarang?
Prospek Tambang Loyal Metals di Australia
Cerita ini mulai dari langkah BUMI yang mau ngambil alih 100 persen saham perusahaan tambang emas di Australia bernama Loyal Metals Limited yang melantai di bursa ASX dengan kode LLM. Kabar ini sebenarnya udah santer kedengaran dari April lalu, di mana manajemen BUMI sepakat mau ngeborong di harga AUD 0,45 per saham.
Dari harga itu, BUMI mesti siapin kocek sekitar AUD 79,1 juta atau setara Rp977 miliar. Manajemen sempat ngasih sinyal kalau prosesnya bakal kelar bulan Agustus ini. Hasilnya? Janji itu beneran ditepati. Lewat RUPS Loyal Metals kemarin pada Kamis (20/8/2026), para pemegang saham resmi ketok palu setuju buat diakuisisi BUMI dengan dukungan suara yang masif banget.
Tercatat ada 99,86 persen suara yang ngedukung transaksi ini. Walau udah disetujui, prosesnya belum 100 persen kelar karena masih nunggu beberapa syarat hukum beres, termasuk second court hearing di Australia.
Loyal Metals sendiri punya aset utama berupa proyek tambang Highway Reward di Queensland, Australia. Tambang ini bukan proyek kaleng-kaleng karena pernah beroperasi sampai 2005 dan sempat ngasilin jutaan ton tembaga serta ratusan ribu ton emas. Sempat mangkrak lama, akhir 2024 kemarin proyek ini dihidupkan lagi pake teknologi modern dan pengeboran intensif.
Masalahnya, proyek ini masih tahap eksplorasi lanjutan dan studi kelayakan. Artinya, kalau lu ngarepin duitnya langsung masuk ke kantong BUMI dalam waktu dekat, ya jelas bakal boncos nunggu. Fase konstruksi dan produksi komersial baru diproyeksikan sekitar tahun 2027 sampe 2028. Wajar aja kalau keuangannya masih rugi sekitar AUD 6 juta tahun ini karena emang belum ada pendapatan dari tambangnya.
Buat nuntasin akuisisi hampir Rp1 triliun ini, kas BUMI yang sekitar Rp3,2 triliun jelas bakal kepotong lumayan. Tapi, manajemen kemungkinan besar bakal ngandelin pinjaman bank atau menerbitkan obligasi berkelanjutan I dengan target buruan dana nyampe Rp5 triliun tahun ini.
Target Ambisius BUMI Kuasai Bisnis Non Batu Bara
Aksi cangkok tambang di Australia ini makin negesin kalau BUMI nggak main-main buat ngejar target jangka panjangnya. Manajemen punya misi supaya separuh dari total pendapatan mereka alias 50 persen udah berasal dari bisnis non batu bara pada tahun 2031 nanti.
Langkah diversifikasi ini sebenarnya udah digeber sejak akhir tahun lalu. November 2025, BUMI udah nyaplok 100 persen saham Wolfram Limited senilai Rp699 miliar. Nggak lama berselang, bulan Desember 2025 mereka lanjut ngeborong 64,98 persen saham Jubilee Metals Limited senilai Rp347 miliar.
Kalau ditarik garis lurus, semua tambang yang dibeli BUMI ini lokasinya nongkrong di Queensland, Australia. Wilayah ini emang terkenal banget sebagai surganya komoditas emas, tembaga, dan logam dasar terbaik di dunia. Menariknya lagi, urusan tambang emas lokal di dalam negeri malah didelegasikan sepenuhnya ke anak usaha mereka yaitu BRMS, supaya BUMI bisa lebih fokus ekspansi ke luar negeri.
Analisis Teknikal Saham BUMI, Sanggup Nembus 200?
Pindah ngomongin pergerakan harganya di lantai bursa, grafik saham BUMI keliatan mulai bangkit perlahan setelah sempat nyungsep cukup dalam dari awal tahun.
Akumulasi dari para buyer keliatan makin rapi ngikutin pergerakan trendline MA20 daily. Kenaikan harga kemarin nunjukin kalau daya beli masih cukup tebal. Tinggal dikit lagi, BUMI punya peluang besar buat nembus resistance di level psikologis 200.
- Resistance 1: Level 200. Kalau ini jebol, jalan tol ke resistance selanjutnya di 228 bakal terbuka lebar.
- Support: Level 177. Kalau momentum loyo dan gagal nembus atas, lu siap-siap aja ngeliat harganya mantul turun ke area support ini.
Kesimpulan
Aksi BUMI ngeborong Loyal Metals adalah langkah strategis jangka panjang yang menarik buat nambah portofolio emas dan tembaga mereka di kancah global. Cuman, hasilnya emang nggak bakal instan karena masih harus nunggu proyek Highway Reward matang beberapa tahun ke depan.
Buat lu yang pengen masuk, perhatiin baik-baik sentimen teknikalnya di sekitar level 200. Tetap pasang strategi manajemen risiko yang ketat karena saham grup Bakrie dan Salim ini terkenal punya volatilitas yang nggak ada obat.

