Kalkulator Position Sizing

Position Sizing Calculator

Tentukan berapa besar posisi berdasarkan risiko yang siap lu tanggung.

Jangan mulai dari "mau beli berapa lot?"

Mulai dari: "Kalau analisa gw salah, berapa duit gw siap kehilangan?"

Kalkulator ini membantu menentukan ukuran posisi berdasarkan batas risiko yang lu tentukan sendiri.

Position sizing bukan alat untuk menentukan saham mana yang harus dibeli.

Fungsinya adalah menentukan seberapa besar posisi yang masuk akal setelah kita menentukan risiko.

Saham bagus sekalipun tetap bisa bikin portfolio ambyar kalau posisi terlalu besar.

RISK PROFILE

INPUT PARAMETER

Total nilai modal/portfolio yang menjadi dasar perhitungan risiko.

%

Berapa persen dari total portfolio yang maksimal siap lo rugikan apabila stop loss terkena.

Harga rencana masuk ke posisi.

Harga yang lu gunakan sebagai batas ketika thesis/posisi dianggap gagal.

Masukkan target jika ingin sekaligus melihat Risk/Reward.

Kenapa Position Sizing Penting?

Misalnya portfolio lu Rp100 juta.

Kalau satu posisi bikin lu rugi 20%, portfolio berkurang Rp20 juta.

Masalahnya bukan cuma kehilangan Rp20 juta.

Setelah turun 20%, portfolio butuh kenaikan 25% untuk kembali ke posisi awal (dari Rp80 juta ke Rp100 juta).

Semakin besar loss, semakin berat recovery-nya.

Catatan penting

Angka maximum loss di kalkulator adalah estimasi berdasarkan harga entry dan stop loss yang lu masukkan.

Dalam kondisi tertentu, harga bisa melewati level stop karena gap atau kondisi likuiditas sehingga kerugian aktual bisa lebih besar.

Disclaimer

Kalkulator ini dibuat untuk tujuan edukasi dan membantu memahami konsep position sizing dan risk management.

Hasil kalkulasi bukan rekomendasi investasi, bukan ajakan membeli atau menjual saham, dan bukan jaminan terhadap hasil investasi.

Perhitungan sederhana ini belum tentu memperhitungkan seluruh kondisi pasar seperti gap, slippage, likuiditas, corporate action, biaya transaksi, atau kondisi eksekusi aktual.

Selalu gunakan pertimbangan dan strategi risiko pribadi sebelum mengambil keputusan investasi.

Jangan Kejar Besarnya Posisi. Kejar Kecilnya Risiko.

Portfolio besar bukan berarti setiap posisi harus besar.

Kita nggak pernah tahu trade mana yang bakal berhasil dan mana yang bakal nyungsep.

Yang bisa kita kontrol adalah berapa besar kerugian yang kita izinkan ketika ternyata analisa kita salah.

Position sizing membantu kita menentukan angka itu sebelum uang benar-benar masuk ke market.

Salam fundamental.
Jangan sampai salah posisi bikin portfolio ambyar.

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x