Awas Nyangkut! 19 Saham Masuk Daftar High Shareholding Concentration Terbaru
Woy para kaum cuan! Bursa Efek Indonesia alias BEI baru aja nge-update daftar saham yang masuk kategori High Shareholding Concentration atau biasa kita sebut HSC. Buat lu yang hobi ngebokek eh nabung saham, wajib banget merhatiin info ini biar nggak salah langkah pas mau HAKA.
Intinya, daftar HSC ini nunjukin saham-saham yang kepemilikan sahamnya dipegang sama segelintir pihak aja alias konsentrasi kepemilikannya tinggi. Jadi lu harus lebih ekstra waspada sama volatilitas harganya.
Daftar 19 Saham Masuk HSC dan 2 Saham Yang Keluar
Berdasarkan pengumuman resmi dari BEI, ada 19 emiten yang resmi nangkring di dalam daftar HSC terbaru. Deretan saham ini punya karakteristik pergerakan harga yang kadang bikin jantungan karena gampang disetir bandar.
Berikut adalah 19 saham yang masuk daftar HSC:
- TBIG
- MTEL
- ADES
- SSMS
- PSAB
- CITA
- DMND
- TMAS
- CLAY
- MAYA
- DUTI
- EPMT
- INPP
- BALI
- SHIP
- BBMD
- SAME
- BMAS
- SMMT
Selain 19 nama tadi yang masuk kandang, ada juga kabar baik buat dua saham yang akhirnya resmi ditendang alias dikeluarkan dari daftar HSC. Dua saham tersebut adalah FILM dan MGLV. Lumayan, setidaknya beban psikologis harian trader di saham ini agak berkurang.
Aturan Main Baru Biar Pasar Makin Sehat
Mungkin lu pada penasaran, kok bisa tiba-tiba banyak saham nyangkut masuk daftar ini? Usut punya usut, BEI emang udah nge-expand alias memperluas metodologi perhitungan HSC ini. Sekarang, mereka pake indikator price impact ratio buat saham-saham yang punya market cap di atas Rp 5 triliun.
Padahal di aturan lama, metodologi ini cuma dipake buat nyaring saham dengan market cap yang gemuk di atas Rp 10 triliun aja. Makanya, cakupan saham yang terpantau jadi makin banyak sekarang.
Pokoknya gw saranin lu pada tetep cermat and jangan cuma FOMO ikutan beli gara-gara denger bisikan tetangga. Pahami dulu risikonya sebelum duit lu ludes di saham-saham konsentrasi tinggi ini. Salam cuan!

