Babak Baru TLKM, Nanang Hendarno Resmi Jadi Dirut Anyar
Ada kabar panas nih buat lu pada yang pegang saham pelat merah. Lewat RUPSLB hari Rabu tanggal 30 September kemaren, PT Telkom Indonesia Tbk atau yang biasa kita pantau di ticker TLKM resmi punya nakhoda baru. Kursi panas Direktur Utama sekarang udah beralih ke tangan Nanang Hendarno buat menggantikan Dian Siswarini.
Profil Singkat Nanang Hendarno
Buat yang nanya emangnya dia siapa, santai dulu bro. Nanang Hendarno ini bukan orang baru di lingkaran dalam TLKM. Sebelum diangkat jadi bos besar, dia udah malang melintang dan megang berbagai posisi strategis di perusahaan telekomunikasi pelat merah ini.
Catet nih rekam jejaknya biar lu nggak panik:
- Pernah menjabat sebagai Direktur Network TLKM.
- Jadi CEO PT Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia periode 2022 sampe 2025.
- Pernah juga posisinya jadi Chief of Technology PT Telekomunikasi Indonesia International dari 2016 sampe 2022.
Melihat track recordnya yang lama di sektor infrastruktur dan jaringan, kelihatannya sih fokus TLKM bakal makin kenceng di penguatan jaringan dan teknologi digital. Pengalaman panjangnya diyakini bakal bawa angin segar buat performa fundamental emiten jumbo ini.
Bersih-Bersih Jajaran Direksi Lainnya
Bukan cuma ganti dirut doang, RUPSLB kemaren juga rombak total beberapa posisi penting di jajaran direksi TLKM. Perubahan formasi ini pastinya bakal ngaruh ke strategi bisnis mereka kedepan. Lu wajib pantau terus pergerakannya di market!
Berikut beberapa nama yang resmi masuk ke jajaran direksi baru:
- Karim Siregar diangkat jadi Direktur IT Digital buat gantiin Faizal Rochmad Djoemadi.
- Radita Ali Putra ditunjuk jadi Direktur Wholesale & International Service.
- Budi Satria Dharma Purba yang tadinya di posisi wholesale, sekarang digeser buat nempatin posisi Direktur Network yang ditinggal Nanang Hendarno.
Dengan formasi anyar ini, manajemen TLKM berharap bisa ngebut lagi ngejar target bisnis di tengah persaingan industri telco yang makin ketat. Buat para trader dan investor, rotasi direksi kayak gini biasanya jadi katalis penting yang bikin pergerakan sahamnya jadi lebih dinamis. Tetap kelola risiko dan jangan FOMO ya bro!

