Kabar Pasar

BEI Makin Ketat, 60 Persen Calon Emiten IPO Ditolak Mentah-Mentah

Buat lu yang sering mantengin market, pasti sadar kalau jumlah perusahaan yang mau melantai di bursa makin kesini makin seret. Tenang, lu nggak salah lihat kok. Bursa Efek Indonesia sekarang emang lagi pasang mode seleksi ketat banget buat perusahaan yang mau IPO.

Kualitas Diatas Kuantitas, Tolak 60 Persen Pengajuan

Direktur Pengembangan BEI, Iding Pardi, ngasih tahu kalau tingkat penolakan buat calon emiten yang mau IPO sekarang melonjak drastis sampai 60 persen. Padahal dulu, angka penolakannya cuma di kisaran 20 sampai 30 persen aja. Alasan utamanya jelas, BEI sekarang lebih milih kualitas ketimbang kuantitas. Jadi nggak sembarang perusahaan bisa masuk bursa kalau fundamental atau keterbukaan informasinya masih berantakan.

Makanya, nggak heran kalau jumlah IPO keliatan terus merosot dari tahun ke tahun. Kalau di 2023 kemarin sempat ada 79 emiten baru, angkanya turun jadi 41 emiten pada 2024, terus 26 emiten pada 2025, dan baru ada 7 emiten aja sepanjang tahun 2026 jalan. Target BEI yang mau gaet 50 emiten tahun ini juga terancam meleset jauh, sampai-sampai mereka mikir buat ngerevisi targetnya.

Faktor Global dan PR Buat Calon Emiten

Selain seleksi dari bursa yang makin ketat, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hasan Fawzi, nambahin kalau situasi global dan ketidakpastian geopolitik juga ngaruh banget. Banyak perusahaan yang akhirnya nunda rencana mereka buat cari dana di pasar modal.

OJK juga nyatet ada beberapa calon emiten yang belum dapet lampu hijau karena masih harus benerin kualitas keterbukaan informasi mereka. Per 6 September 2026, baru ada 7 perusahaan aja yang nangkring di pipeline IPO dengan perkiraan potensi dana maksimal sekitar Rp4 triliun.

Buat kita sebagai retail trader, kebijakan seleksi ketat ini sebenarnya berita bagus. Biar portfolio lu nggak gampang jebol karena nyangkut di saham gorengan baru yang fundamentalnya zonk dari awal. Tetap selektif dan jangan FOMO ya lur.

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x