BRMS Tancap Gas Bangun Tambang Emas Bawah Tanah Biar Makin Gacor
Lu pada yang ngikutin saham pertambangan pasti udah pada tahu kan sama gerak-gerik PT Bumi Resources Minerals Tbk atau yang biasa kita pantau lewat BRMS. Emiten yang satu ini bener-bener nggak ada matinya buat urusan ekspansi. Kali ini, mereka bawa kabar terbaru yang bakal bikin para pemegang saham senyum-senyum sendiri karena progres bisnisnya makin kelihatan nyata di lapangan.
Konstruksi Portal Tambang Poboya Rampung, Si Sinyal Hijau Buat Cuan
Lewat anak usahanya yaitu PT Citra Palu Minerals, BRMS resmi mengumumkan kalau mereka udah selesaikannyaconstruksi pintu masuk alias portal tambang emas bawah tanah di Poboya, Palu, Sulawesi Tengah. Buat lu yang hobi nangkep saham dari bawah, berita kayak gini nih yang bikin fundamental emiten makin kuat. Nggak cuma portal tambang doang, mereka juga udah beres ngerjain shaft ventilasi udara pertamanya. Sementara itu, fasilitas ventilasi yang kedua ditargetkan bakal rampung di paruh pertama tahun 2027.
Direktur Utama BRMS, Agus Projosasmito, emang nggak main-main buat ngejar target. Infrastruktur fisik bawah tanah ini sengaja disiapin mateng-mateng buat nambang bijih emas dengan kadar tinggi yang tembus di atas 3,2 gram per ton. Kalau semua rencana ni jalan mulus, operasi komersial tambang bawah tanah ini dijadwalkan bakal mulai ngebul alias beroperasi pada pertengahan tahun 2027 nanti.
Kapasitas Pabrik Digenjot Biar Produksi Makin Brutal
Nggak cuma fokus di lubang tambangnya aja, BRMS juga sadar kalau kapasitas pengolahan harus di-upgrade biar seimbang sama hasil tambangnya yang bakal membludak. Makanya, secara bersamaan mereka juga ngebut proyek peningkatan kapasitas pabrik pengolahan emas.
Targetnya nggak tanggung-tanggung, bro. Kapasitas pabrik yang tadinya cuma 500 ton bijih per hari digenjot habis-habisan sampai tembus 2.000 ton bijih per hari. Kalau nggak ada halangan, proyek upgrade pabrik ini ditargetkan bakal rampung total pada awal tahun 2027.
Buat lu yang naruh duit di sini, kombinasi antara tambang bawah tanah berkadar tinggi dan pabrik pengolahan yang kapasitasnya dilipatgandakan ini jelas jadi katalis positif. Tinggal nunggu waktu aja sampai semua rencana ini berubah jadi lonjakan pendapatan yang nyata. Tetap atur strategi, jangan FOMO, dan pantau terus pergerakan harganya di market.

