BSSR Siap Guyur Dividen Jumbo, Yield Tembus Tujuh Persen Lebih
Buat lu yang lagi memantau pergerakan saham energi di portofolio, ada kabar sedap nih dari PT Baramulti Suksessarana Tbk. Emiten dengan kode saham BSSR ini baru aja mengumumkan rencana pembagian dividen interim untuk tahun buku 2026. Nominalnya nggak main-main dan dijamin bikin dompet lu makin tebel kalau gerak cepat dari sekarang.
Rincian Cuan Dividen Interim BSSR
Manajemen BSSR memutuskan buat membagikan total dividen interim senilai USD 60 juta. Kalau dikonversi ke rupiah dengan kurs saat ini, kira-kira besarannya sekitar Rp406,2 per lembar saham. Angka ini ngasih estimasi dividend yield di kisaran 7,4 persen berdasarkan harga per Selasa, 22 September 2026.
Buat ukuran cuan dividen, persentase segitu termasuk gurih banget di tengah pasar yang kadang bikin pusing. Jadi wajar aja kalau saham ini langsung jadi bahan obrolan hangat di berbagai grup telegram trader ritel.
Catat Tanggal Penting Biar Nggak Ketinggalan
Jangan sampai lu cuma ngecess tapi malah kelewatan jadwal pentingnya. Biar nama lu tercatat sebagai penerima berkah dividen ini, perhatikan baik-baik timeline yang udah disetujui:
- Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 29 September 2026
- Tanggal pembayaran dividen: 9 Oktober 2026
Ingat, tanggal cum date itu krusial banget. Kalau lu beli sahamnya lewat dari tanggal tersebut, ya otomatis lu gigit jari karena nggak bakal kebagian jatah dividennya. Jadi pastikan dana di RDN lu udah siap sebelum tanggal mainnya.
Strategi Masuk Buat Ritel
Dengan yield di atas tujuh persen, BSSR sering jadi target hunting para pemburu dividen musiman. Tapi lu juga harus tetap waspada sama potensi dividend trap setelah tanggal cum date lewat. Biasanya harga saham bakal terkoreksi sewajarnya. Jadi atur strategi lu sebaik mungkin, mau ambil dividennya aja atau cuma numpang swing trading sesaat.
Intinya, kalau lu tipe investor yang demen sama passive income dari pembagian laba emiten, saham BSSR yang satu ini layak masuk dalam watchlist minggu ini. Tetap lakukan analisis mandiri dan atur manajemen risiko lu ya.

