EPAC Mau Rights Issue dan Buyback Saham, Duitnya Buat Apa Aja?
Buat lu yang sering mantengin market, siap-siap pasang mata. PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk atau yang punya kode saham EPAC lagi bikin rencana gede yang bakal dibahas sebentar lagi. Emang ada apa sih emiten satu ini? Jadi, mereka kepikiran buat ngelakuin aksi korporasi dobel, yaitu rights issue alias penambahan modal dan juga buyback saham.
Buat yang portofolionya nyangkut di saham ini atau baru mau nyoba masuk, informasi kayak gini penting banget biar nggak ketinggalan berita. Lagian, pergerakan aksi korporasi gini biasanya sering bikin harga sahamnya gerak liar di market.
Rencana Rights Issue Dua Miliar Saham Baru
Langkah pertama yang disiapkan sama EPAC adalah rights issue. Gak tanggung-tanggung, mereka berencana narik dana dari pasar dengan mengeluarkan sampai 2 miliar saham baru. Tapi buat harga pelaksanaan sama rasionya, manajemen masih ngumpet alias belum diumumin ke publik.
Terus, duit segitu banyak mau dipake buat apa? Tenang, manajemen udah punya pos-posnya sendiri:
- Buat belanja modal alias capex buat pengembangan bisnis.
- Ngebayar dan ngurangin sebagian utang, khususnya utang bank yang selama ini mungkin jadi beban.
- Nambah modal kerja buat operasional sehari-hari biar makin ngebul.
Siapin Dana Buyback Sampai 20 Miliar Rupiah
Selain mau nambah saham baru, EPAC juga bikin gebrakan lain yang nggak kalah menarik. Mereka ada rencana buat buyback alias beli balik sahamnya sendiri di pasar. Angkanya juga nggak main-main, karena mereka nyiapin alokasi dana sampai Rp20 miliar.
Biasanya, kalau emiten buyback saham, tujuannya buat menopang harga saham biar nggak anjlok terlalu dalam sekaligus nunjukin kalau kondisi keuangan mereka masih oke. Tapi ya, kita liat aja nanti beneran diserap pasar atau cuma wacana.
Jadwal RUPSLB Penentu
Semua rencana matang tadi belum sah kalau belum dapet restu dari para pemegang saham. Makanya, EPAC bakal manggil para investor buat ngumpul dan ngambil keputusan.
Agenda besar ini bakal dibahas tuntas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan tanggal 3 November 2026. Kalau lu punya sahamnya, pastikan tau hasil dari rapat itu biar nggak salah langkah pas mau trading.
Intinya, action plan EPAC ini cukup agresif. Tinggal dipantau aja apakah RUPSLB nanti bakal approved semua rencananya atau malah ada drama di tengah jalan. Tetap DYOR ya, jangan ngikut-ngikut tetangga kalau belum paham risikonya.

