IHSG 8 Oktober 2026: Masih Ada Tekanan Asing 👀
Halo Pasukan! 👋
IHSG kemarin ambyar -0,75% ke 6.146. Asing net sell sekitar Rp871 M. BYAN nyungsep -6,69% ikut nyeret indeks.
Dari global juga belum enak. Wall Street ditutup merah, sementara yield US Treasury 10Y sempat nyentuh 5,36% – level tertinggi sejak 2002. Risikonya makin gede karena pasar makin yakin The Fed masih bisa naikin suku bunga lagi tahun ini.
Dolar juga menguat, sementara bursa Asia mayoritas merah. Nikkei -0,92%, KOSPI -1,98%, Hang Seng -0,62%.
Kabar baiknya, FTSE Russell masih mempertahankan Indonesia sebagai Emerging Market. Jadi belum semuanya berantakan bos.
Di dalam negeri, rupiah menguat ke 17.880/USD dan pasar obligasi masih cukup kuat.
IHSG hari ini masih berpotensi tertekan dan bergerak volatile. Asing belum berhenti jualan + yield US tinggi jadi beban sentimen. Tapi setelah penurunan kemarin, ada peluang technical rebound kalau tekanan jual mulai reda.
Level 6.100-6.150 jadi area yang perlu diperhatiin. Kalau mampu bertahan, ada kemungkinan mantul dulu.
Salam Fundamental! 🔥
