India Pangkas Bea Masuk Minyak Nabati, Saham Sawit Bakal Kena Imbas?
Buat lu yang sering mantengin pergerakan saham emiten CPO, siap-siap pasang mata. Pemerintah India baru aja bikin gebrakan dengan resmi memangkas bea masuk dasar untuk minyak nabati mentah dan olahan. Kebijakan ini termasuk buat CPO, minyak kedelai, sampai minyak bunga matahari.
Keputusan ini diambil bukan tanpa alasan. Pemerintah India mau nurunin harga pangan di pasaran yang biasanya melonjak pas musim liburan atau festive season. Jadi, rakyatnya bisa belanja dengan harga yang lebih ramah di kantong.
Rincian Penurunan Bea Masuk CPO
Berdasarkan laporan yang ada, angka penurunannya lumayan berasa. Bea masuk dasar untuk CPO yang tadinya dipatok 10 persen, sekarang dipangkas setengahnya jadi tinggal 5 persen saja.
Kalau ditotal secara keseluruhan dengan komponen pajak lainnya, bea masuk CPO ke India yang tadinya nangkring di angka 16,5 persen sekarang turun jadi 11 persen. Langkah drastis ini sebenarnya udah diprediksi sama banyak pengamat pasar sejak pekan lalu.
Dampaknya ke Saham Sawit Kita
Pertanyaannya sekarang, ngaruh apa nih buat portofolio saham kita? India selama ini dikenal sebagai salah satu pembeli terbesar minyak kelapa sawit dari Indonesia dan Malaysia. Dengan turunnya bea masuk, otomatis produk sawit jadi lebih murah di sana dan permintaannya bisa makin ngebut.
Tapi di sisi lain, lu juga harus tetap hati-hati. Kalau harga jual di sana turun, bisa jadi sentimennya campur aduk buat emiten sawit lokal. Intinya, jangan asal FOMO beli saham CPO cuma karena dengar berita luar negeri. Tetap lakukan analisis mandiri dan pantau terus pergerakan harganya di market sebelum lu memutuskan buat entry.
