Berita Korporasi

Kinerja PGAS 3Q26: Laba Bersih Kena Potong Tapi Masih Gacor

Wah, buat lu yang pegang saham PGAS, ada kabar terbaru nih dari laporan keuangan periode sembilan bulan pertama tahun 2026. Perusahaan gas pelat merah ini beneran bikin kaget pasar karena kinerjanya tetap ngebut meskipun ada beberapa ganjalan di kuartal ketiga.

Berdasarkan data terbaru, Perusahaan Gas Negara atau PGAS sukses meraup laba bersih sebesar 91 juta dolar AS pada kuartal ketiga 2026. Angka ini emang turun sekitar 19 persen dibanding kuartal sebelumnya dan melemah 3 persen secara tahunan. Tapi tunggu dulu, jangan panik karena secara kumulatif dari Januari sampai September 2026, total laba bersihnya malah tembus 293 juta dolar AS atau melesat 23 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Kenapa Laba PGAS Bisa Melampaui Ekspektasi?

Pencapaian laba selama sembilan bulan ini beneran di luar dugaan banyak orang. Pasalnya, capaian tersebut udah setara dengan 98 persen dari estimasi konsensus untuk sepanjang tahun 2026. Artinya, baru juga masuk kuartal ketiga, target setahun hampir tercapai.

Kunci suksesnya ada di beberapa hal penting berikut:

  • Spread gas trading naik tipis ke angka 1,94 dolar AS per mmbtu dibanding tahun lalu yang cuma 1,86 dolar AS per mmbtu.
  • Segmen eksplorasi dan produksi ngamuk parah dengan menyumbang laba 51 juta dolar AS, naik drastis dari tahun sebelumnya yang cuma 3 juta dolar AS.
  • Tarif pajak efektif turun jadi 18,4 persen dari sebelumnya 21,5 persen.

Walaupun pendapatan total baru terkumpul sekitar 74 persen dari estimasi setahun penuh, perolehan laba bersih PGAS tergolong sangat tebal dan di luar ekspektasi analis.

Tantangan di Kuartal Tiga dan Kasus Arbitrase

Di balik pencapaian yang gacor itu, ada juga sentimen kurang sedap yang bikin kinerja kuartal ketiga kemarin agak seret. Penurunan laba kuartalan dipicu oleh merosotnya spread gas trading jadi 1,72 dolar AS per mmbtu seiring kebijakan harga LNG industri yang dipatok 13 dolar AS per mmbtu mulai paruh kedua tahun ini. Volume penjualan gas juga ikut turun tipis 3 persen secara kuartalan.

Untungnya, penurunan laba ini agak tertahan karena pada kuartal ini nggak ada beban provisi pajak dan PPN Blok South Sesulu serta nihilnya rugi kurs yang sempat bikin babak belur kuartal sebelumnya.

Satu lagi yang wajib lu pantau sebagai investor adalah masalah hukum. Sampai akhir kuartal ketiga 2026, PGAS belum nambah provisi lagi buat putusan parsial arbitrase Gunvor yang nilainya gede banget, yaitu 128,6 juta dolar AS. Padahal sebelumnya mereka baru nyiapin provisi sebesar 72 juta dolar AS. Kalau nanti ada tagihan susulan, tentu bakal jadi beban tambahan buat laporan keuangan mereka.

Secara keseluruhan, fundamental PGAS masih terbilang kuat dan tahan banting di tengah transisi harga energi. Buat lu yang udah masuk dari bawah, tinggal pegang erat-erat sahamnya sambil tetap waspada sama berita arbitrase selanjutnya.

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x