Kabar Pasar

Minyak Naik, Suku Bunga Ngamuk, IHSG Ikut Kena Mental

Lu pada sadar nggak sih market akhir-akhir ini lagi berasa liar banget? Harga minyak mentah Brent tiba-tiba ngamuk naik sekitar 2,5 persen ke kisaran US$105,5 per barel pada Kamis sore. Padahal, beberapa hari sebelumnya sempat nyungsep di bawah US$100. Biar portofolio lu nggak pada nyangkut massal, mending kita bedah apa yang sebenarnya lagi kejadian di market global sekarang.

Drama Iran dan Wacana AS Bikin Minyak Panas

Kenaikan harga minyak ini bukan tanpa alasan, bos. Pemicu utamanya karena Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, negasin kalau masih ada jurang pemisah yang lebar banget antara AS dan Iran soal negosiasi Selat Hormuz. Intinya, Iran ogah diancam dan pasang banyak syarat sebelum duduk bareng lagi sama AS.

Belum adem urusan itu, pemerintah AS bikin ulah baru dengan wacana mau membatasi ekspor diesel. Walaupun Menteri Energi AS bilang bakal pake cara sukarela lewat kilang minyak ketimbang langsung ban total, tetap aja bikin pelaku pasar ketar-ketir soal pasokan energi global. Efeknya? Ya harga energi makin susah dijinakkan.

Dolar AS Makin Perkasa, The Fed Mau Naik Suku Bunga?

Nggak cuma minyak yang bikin pusing, ekonomi AS ternyata lagi ngebut banget. Sektor swasta AS catet pertumbuhan paling cepat dalam lima tahun terakhir. Imbasnya, Indeks Dolar AS (DXY) langsung nembus level tertinggi sejak Juli lalu.

Berdasarkan data CME FedWatch Tool, probabilitas The Fed bakal naikin suku bunga 25 bps di bulan Oktober nanti langsung meroket ke angka 75,3 persen. Suku bunga AS mau naik, otomatis pasar keuangan global langsung pada tiarap. Emas aja kemarin ambles hampir 2 persen, sementara yield obligasi AS tenor 10 tahun nembus level tertinggi sejak 2007.

Nasib IHSG dan Rupiah Kena Imbas

Terus gimana kabar portofolio lokal kita? Jelas kena mental juga, bro. Bank Indonesia udah nahan suku bunga di level 5,75 persen dan milih ngandelin insentif hedging buat nahan pelarian modal asing.

Tapi, tekanan global nggak bisa dihindari begitu aja. IHSG kemarin harus rela ditutup ambles 1,2 persen ke level 6.298. Rupiah juga nggak luput dari bantai, melemah ke kisaran 17.901 per dolar AS. Buat trader lokal, momen kayak gini kudu ekstra jeli atur strategi. Jangan asal FOMO masuk saham gorengan kalau nggak mau modal lu ludes seketika.

0 0 votes
Post Rating
Jamet

Jamet

Saham Jamet

guest

0 Comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x