Berita Korporasi

Pasokan Gas PGAS Dipangkas, Industri Protes Keras

Buat lu yang pegang saham PGAS, siap-siap pasang sabuk pengaman karena ada berita kurang sedap nih dari sektor industri gas bumi. Perusahaan Gas Negara kena sorot tajam gara-gara pembatasan pasokan gas murah yang makin parah dan bikin para bos pabrik pada gerah.

Alokasi Gas HGBT Makin Seret

Ketua Umum Forum Industri Pengguna Gas Bumi, Yustinus Gunawan, blak-blakan bilang kalau pembatasan pasokan gas lewat skema Harga Gas Bumi Tertentu atau HGBT oleh PGAS makin dalem aja. Realisasinya pada Oktober 2026 kemarin anjlok jadi cuma 66 persen dari kontrak minimum. Padahal sebulan sebelumnya masih di angka 78 persen.

Pemangkasan alokasi gas yang mendadak ini tentu bikin pabrik-pabrik pusing tujuh keliling. Kapasitas produksi otomatis ikutan terjun bebas karena bahan bakunya dikurangi secara sepihak. Makanya, pihak industri mendesak supaya pembatasan kaya gini segera dibatalkan biar dapur pabrik tetep ngebul.

Tuntutan Harga LNG Non HGBT

Nggak cuma soal HGBT, para pelaku industri juga ngasih catatan penting buat harga Liquefied Natural Gas alias LNG non HGBT. Mereka minta pemerintah tetep ngunci harganya di level US$ 13 per MMBtu sampai tahun 2027 nanti.

Sebelumnya, pemerintah emang sempet bikin kebijakan diskon buat wilayah Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta. Harganya langsung terjun dari yang tadinya di atas US$ 20 per MMBtu jadi US$ 13 per MMBtu.

Respons Pemerintah Bikin Waswas

Sayangnya, respons dari pemerintah masih abu-abu dan bikin deg-degan. Direktur Jenderal di Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, ngaku kalau pemerintah belum ngebahas kelanjutan diskon harga LNG tersebut karena masih mantau dinamika global.

Pemerintah juga tegas bilang nggak bakal bikin skema koridor harga khusus buat LNG industri. Mereka lebih milih pake penyesuaian harga secara dinamis ngikutin kondisi pasar yang ada. Buat nasib saham PGAS sendiri, sentimen pembatasan pasokan ini jelas jadi PR besar yang kudu dipantau ketat pergerakannya.

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x