Briefing Pasukan

Pasukan Jamet x KB Valbury Market Review September 2026 – Jangan Cuma Lihat IHSG Naik Turun

Pasukan Jamet x KB Valbury Market Review September 2026 –
Jangan Cuma Lihat IHSG Naik Turun

Hari ini kita ngobrol bareng Fikri, Analyst KB Valbury Sekuritas, dan Deo, Equity KB Valbury Sekuritas soal kondisi market global dan Indonesia.

Beberapa poin penting:

1. FED & GLOBAL MARKET

Fed dan US Treasury yield masih jadi salah satu faktor penting buat market Indonesia.

Kalau yield US tinggi, uang global punya alternatif yang makin menarik di US. Efeknya bisa ke dollar, rupiah, foreign flow sampai valuasi saham emerging market.

Jangan cuma lihat Fed naik/turun.

Pantau juga:
US Treasury yield -> USD -> rupiah -> foreign flow -> IHSG.

2. IHSG

Market Indonesia masih menghadapi kombinasi sentimen global, geopolitik dan isu domestik.

Tapi jangan langsung menyimpulkan market turun berarti fundamental Indonesia ambyar.

Yang penting justru lihat apakah tekanan tersebut mulai masuk ke laba perusahaan atau cuma masalah sentimen dan liquiditas.

3. SEKTOR

Dalam kondisi begini, diversifikasi penting, tapi jangan asal sebar saham ke terlalu banyak sektor juga.

Idealnya punya beberapa exposure dengan sumber risiko yang berbeda.

Misalnya:
Bank -> ekonomi domestik
Konsumer -> daya beli
Komoditas/Ekspor -> komoditas global & USD

Tetap balik lagi ke valuasi, fundamental dan katalis masing-masing saham.

4. SAHAM

Jangan cuma nanya:

“Ini saham bagus nggak?”

Pertanyaan yang lebih penting:

Thesis-nya apa?
Katalis-nya apa?
Risiko-nya apa?
Kalau thesis salah, indikator pertama yang berubah apa?

Saham turun atau murah belum tentu karena perusahaan jelek.

5. Sektor dan saham yang menarik untuk dipantau:

Perbankan: Bank-bank besar seperti BMRI sampai ke yang kecil dan menengah seperti BTPS dsb.
Metal Mining: Emiten komoditas metal mulai dari tembaga, emas, nikel, seperti NCKL sampai AMMN, BRMS dsb.
Poultry: CPIN JPFA AYAM
CPO: Saham-saham perkebunan sawit

Bonus: Penasaran apa yg akan terjadi pada GOTO setelah batas bawah RP50 dihilangkan di bursa.

6. Seasonality

September katanya market serem karena ini bulan yang sering merah.

November masih jadi ada agenda review MSCI yang juga dipantau market.

Buat retail, nggak perlu ikut panik setiap ada headline.

Lebih penting lihat perkembangan aturan, transparansi, accessibility dan bagaimana market meresponsnya.

7. Kesimpulan

Gak harus terpaku sama satu saham atau satu sektor.

Punya conviction boleh, tapi modal harus tetap hidup.

Kita bukan cuma cari saham yang “pasti naik”.

Kita cari peluang dengan: fundamental masuk akal + valuasi masuk akal + katalis jelas + risiko yang bisa kita terima.

Salam Fundamental! 🔥

0 0 votes
Post Rating
Jamet

Jamet

Saham Jamet

guest

0 Comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x