Prabowo Resmikan Proyek Jumbo, Duit Asing Aman Nggak Nih?
Buat lu yang sering mantengin bursa, ada kabar baru nih dari kawasan timur Indonesia. Presiden Prabowo Subianto baru aja ngeresmiin 11 proyek hilirisasi di Indonesia Weda Bay Industrial Park atau IWIP. Gila sih, total duit investasi yang digontor ke sana nggak main-main, tembus sekitar Rp180 triliun atau setara US$10,2 miliar.
Kawasan ini sendiri banyak dipegang sama raksasa baja asal China, Tsingshan Holding Group. Langkah ini sekaligus jadi jawaban tegas setelah kemarin-kemarin sempat ada drama surat-suratan dari investor Tiongkok yang protes soal kebijakan pajak dan kuota tambang yang makin ketat.
Rincian 11 Proyek Hilirisasi Baru
Peluncuran kemarin bukan cuma seremonial doang, bro. Ada proyek yang udah siap gaspol, ada juga yang baru mulai dibangun. Biar lu nggak ketinggalan info, ini rincian proyeknya:
Proyek yang Udah Komersial
- PT REPT Batero Indonesia
- PT Blue Sparking Energy
- PT Pioneer Aluminium Industries
- PT XCMG Indonesia Manufacturing
Proyek yang Baru Dibangun
- PT Guang Ching Nickel Cobalt
- PT Inno Prima Material
- PT Tinci Materials Indonesia
- PT Weda Bay Aluminium
- PT Bintang Karya Aluminium
- PT Flat Solar Energy Indonesia
- PT Foton Guangqing Motor Indonesia
Komitmen Pemerintah Bikin Investor Tenang
Di tengah gowes hilirisasi ini, Prabowo sempat nekenin kalau pemerintah bakal terus ngelindungi seluruh investasi yang masuk. Jaminan ini penting banget buat nredamin ketegangan, terutama setelah sebelumnya bos-bos perusahaan China sempat ngirim surat peringatan soal beban biaya yang makin bengkak di Indonesia.
Buat kita yang nyangkut di saham-saham komoditas, sentimen kayak gini jelas kudu dipantau ketat. Kalau proyek raksasa kaya gini lancar, otomatis ekosistem nikel, aluminium, sampe energi surya bakal makin muter kenceng. Jadi, siap-siap aja pasang mata buat nangkep peluang cuan berikutnya.
