Produksi EMAS Meledak, Tambang Pani Gorontalo Makin Ngebut
Lu pada merhatiin saham EMAS nggak belakangan ini? PT Merdeka Gold Resources Tbk beneran nunjukin taringnya. Kinerja produksi mereka di kuartal kedua tahun ini melonjak drastis dan bikin investor senyum-senyum sendiri. Buat lo yang pegang sahamnya, ini berita yang pastinya ditunggu-tunggu.
Produksi Kuartal Dua Naik Gila-Gilaan
Sepanjang 2Q26, EMAS sukses nyatet produksi emas tembus 15.594 oz. Angka ini naik jauh banget kalau dibandingin sama 1Q26 yang cuma di angka 1.818 oz. Kenaikan gila ini terjadi karena proses ramp up operasi heap leach di tambang emas Pani, Gorontalo, jalan lancar tanpa hambatan berarti.
Nggak cuma berhenti di situ, manajemen juga pasang target produksi bakal jauh lebih tinggi lagi pada paruh kedua tahun ini. Alasannya jelas, kapasitas pemrosesan terus ditambah biar cuan makin mengalir deras.
Proyek CIL dan Gandeng Partner Baru
Selain heap leach, proyek besar carbon in leach atau CIL berkapasitas 12 juta ton per tahun juga digeber serius. Desain rekayasa awalnya udah hampir kelar, dan desain rincinya ditargetin rampung akhir 2026. Pengecoran beton pertamanya bahkan dijadwalin awal kuartal empat tahun ini.
Biar makin ngebut, EMAS udah teken perjanjian bersyarat buat beli mesin, peralatan, plus layanan konsultasi dari Vision Green Energy asal Beijing. Estimasi nilainya nggak main-main, nyampe sekitar 1 miliar yuan demi mulusin fasilitas CIL di tambang Pani.
Infrastruktur Pendukung Nggak Mau Ketinggalan
Proyek tambang nggak bakal jalan kalau infrastrukturnya loyo. Untungnya, EMAS juga gercep ngebut di sektor pendukung. Konstruksi fasilitas penyimpanan tailings Hulawa lagi digarap dan ditargetin masuk tahap pengisian tanggul awal 2027.
Nggak ketinggalan, mereka juga udah nambah perjanjian pembelian listrik bareng PLN. Jadi, pas pabrik dan fasilitasnya udah siap tempur nanti, urusan listrik dijamin aman jaya sentosa. Siapin portofolio lu, pantengin terus pergerakannya.

