Saham BMAS Dapat Pinjaman Jumbo dari Induk, Siap Ngebut Salurkan Kredit
Buat lu yang sering mantengin layar broker, ada kabar terbaru nih dari emiten perbankan. Saham BMAS alias PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk yang dulunya dikenal sebagai Bank Maspion Indonesia baru aja dapet suntikan dana segar yang nggak main-main besarnya.
Pinjaman Bilateral Ratusan Juta Dolar Buat BMAS
Gak tanggung-tanggung, BMAS resmi mengantongi fasilitas pinjaman bilateral dengan nilai total mencapai US$ 341 juta atau setara triliunan rupiah kalau dirupiahin. Sumbernya juga bukan dari sembarangan pihak, melainkan langsung dari Kasikornbank Public Company Ltd yang notabene adalah pengendali perseroan sendiri.
Pinjaman ini pakai skema bunga SOFR plus margin. Dari total limit jumbo tersebut, sebesar US$ 235 juta udah punya underlying yang jelas sesuai kesepakatan. Jadi, semuanya aman dan sesuai aturan main yang ada.
Penarikan Pertama Udah Jalan, Fokus Perkuat Likuiditas
Buat lu yang penasaran dana ini bakal buat apa, pihak manajemen BMAS udah kasih penjelasan resmi. Penarikan pertama senilai US$ 55 juta bahkan udah langsung dieksekusi pada 21 Agustus 2026 kemarin.
Sisanya bakal ditarik secara bertahap sesuai kebutuhan. Intinya, suntikan modal ini difokuskan buat:
- Menjaga ketahanan likuiditas jangka panjang perseroan.
- Menunjang ekspansi bisnis penyaluran kredit ke nasabah agar makin lancar.
Dengan dukungan penuh dari induk usaha asal Thailand ini, gerak langkah BMAS di pasar perbankan nasional tampaknya bakal makin agresif. Tetap pantau pergerakan harganya di market dan sesuaikan sama profil risiko lu ya.

