Berita Korporasi

Saham IGAR Mau Go Private dan Delisting, Nasib Pemegang Saham Digantung

Kabar kurang enak dateng buat lu yang selama ini pegang saham di emiten kemasan. PT Champion Pacific Indonesia Tbk atau yang punya kode IGAR secara resmi ngumumin rencana buat go private alias keluar dari Bursa Efek Indonesia (BEI).

Buat lu yang mungkin masih bingung, keputusan ini otomatis bakal bikin status emiten ini berubah jadi perusahaan tertutup. Jadi, sahamnya nggak bakal bisa lagi diperjualbelikan secara bebas di pasar reguler.

Alasan IGAR Pilih Keluar dari Bursa

Manajemen pastinya punya pertimbangan sendiri kenapa ngambil langkah radikal kayak gini. Berdasarkan informasi yang ada, beberapa alasan utamanya antara lain:

  • Perusahaan pengen punya fleksibilitas strategi bisnis yang lebih tinggi.
  • Likuiditas perdagangan saham IGAR di pasar emang tergolong rendah banget.
  • Nggak ada rencana lagi buat ngumpulin dana alias cari suntikan modal dari pasar modal ke depannya.

Kalau likuiditas udah sepi dan perusahaan ngerasa nggak butuh dana lagi dari publik, ya emang biasanya jalan keluar yang dipilih ya go private begini. Buat investor ritel kayak kita, situasi kayak gini kadang bikin serba salah.

Saham IGAR Langsung Disuspensi BEI

Reaksi dari bursa nggak butuh waktu lama. Menyusul pengumuman rencana go private tersebut, pihak BEI langsung ngambil tindakan tegas dengan menghentikan sementara alias suspensi perdagangan saham IGAR mulai sesi pertama perdagangan hari Jumat tanggal 16 Oktober.

Langkah suspensi ini sengaja dipasang biar nggak terjadi kepanikan atau pergerakan harga yang liar di pasar. Masalahnya, sampe berita ini diturunkan, pihak IGAR sendiri masih belum ngasih rincian jadwal lengkap soal proses go private ini bakal rampung.

Apa Langkah Selanjutnya Buat Investor?

Buat lu yang telanjur nyangkut atau punya portofolio di saham ini, lu mesti sabar nunggu pengumuman resmi berikutnya dari manajemen, terutama soal harga buyback atau penbuyan kembali saham dari publik.

Biasanya, kalau ada perusahaan mau delisting, mereka bakal nawarin harga beli tertentu ke pemegang saham publik. Pastikan lu tetep pantau info terbaru biar duit lu nggak ikutan nyangkut tanpa kejelasan.

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x