Saham VISI Mau Terbitkan 120 Juta Saham Baru, Duitnya Buat Masuk Bisnis Kesehatan
Lu pada yang ngikutin pergerakan saham VISI pasti penasaran kan sama kelanjutan aksi korporasi mereka. PT Satu Visi Putra Tbk resmi ngumumin bakal ngebut nambah saham baru lewat jalur private placement. Buat lu yang portofolionya nyangkut atau lagi ngincer saham ini, info ini penting banget buat dianalisis.
Detail Aksi Private Placement VISI
Berdasarkan keterbukaan informasi, VISI bakal menerbitkan sekitar 120,7 juta saham baru pada 28 Oktober 2026 nanti. Langkah ini merupakan bagian dari rencana besar private placement hingga 307,5 juta saham baru yang sebelumnya udah disetujui lewat RUPS Independen akhir September lalu.
Harga pelaksanaan saham barunya dipatok di angka Rp994 per lembar. Dari aksi ini, potensi dana segar yang bakal dikantongin tembus sekitar Rp120 miliar. Gede juga kan buat ukuran ekspansi perusahaan.
Siapa Aja Pembeli Saham Barunya
Nah, yang bikin menarik, saham baru ini nggak sembarangan diobral ke publik. Pembelinya udah jelas, yaitu pihak pengendali perseroan PT Harmoni Semesta Investama, ditambah pemegang saham lain kayak PT Atlas Raya Abadi dan PT Trinugraha Thohir Harmoni.
Sebelumnya manajemen emang nutup rapat soal harga pelaksanaan sama siapa investornya. Tapi sekarang semuanya udah kebuka, jadi nggak perlu spekulasi liar lagi di grup telegram.
Aliran Dana Buat Ekspansi Rumah Sakit Jantung
Pertanyaannya sekarang, duit 120 miliar mau dipake buat apa sama VISI. Jawabannya buat pengembangan usaha, khususnya ekspansi ke sektor yang lagi hot yaitu healthcare atau kesehatan.
Buat yang lupa, Agustus kemarin VISI sempat bikin gebrakan mau ngakuisisi 72,91 persen saham PT Hasna Medika Bakti Cirebon. Perusahaan itu bukan kaleng-kaleng karena fokus di bidang rumah sakit jantung dan klinik dengan nilai transaksi mencapai Rp286 miliar lewat penyertaan dan pembelian saham existing.
Intinya, VISI serius mau diversifikasi bisnis ke sektor kesehatan. Buat lu para trader, pantau terus pergerakan harganya apakah aksi korporasi ini bakal bikin market merespon positif atau malah sebaliknya.

