Berita Korporasi

TPIA: Danantara Dan INA Resmi Masuk Proyek Pabrik Baru

Buat lu yang sering mantengin market, ada kabar penting nih dari emiten petrokimia kesayangan kita. PT Chandra Asri Pacific Tbk atau yang biasa kita kenal dengan ticker TPIA baru aja kasih pengumuman penting soal ekspansi bisnis mereka.

Dua lembaga investasi besar, PT Danantara Investment Management dan Indonesia Investment Authority alias INA, resmi merampungkan kemitraan strategis di pabrik klor-alkali dan etilen diklorida milik TPIA. Langkah ini tentu bikin posisi TPIA makin kuat di sektor industri kimia dalam negeri.

Proyek Raksasa US$ 800 Juta Makin Nyata

Kerjasama ini bukan cuma wacana kosong, karena sebelumnya mereka udah teken nota kesepahaman senilai US$ 800 juta pada Juni 2025 lalu. Masuknya Danantara dan INA sebagai investor baru buktiin kalau proyek pabrik kimia ini punya prospek cerah ke depannya.

Pabrik raksasa ini nantinya bakal dikelola langsung sama anak usaha TPIA, yaitu PT Chandra Asri Alkali. Kalau lu penasaran seberapa besar skalanya, nih rincian target kapasitas produksinya per tahun:

  • Soda kaustik atau sodium hidroksida sebesar 400.000 metrik ton
  • Etilen diklorida sebesar 500.000 metrik ton

Progress Konstruksi Dan Target Operasi TPIA

Buat urusan pembangunan, ternyata udah ngebut banget. Sampai September 2026 kemarin, progres konstruksi pabriknya udah menyentuh angka sekitar 80 persen. Artinya, nggak lama lagi pabrik ini bakal berdiri utuh.

Kapan Mulai Cuan?

Manajemen mentargetkan pabrik baru ini bakal mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2027. Kalau semua berjalan mulus sesuai rencana, pasokan produk kimia ini bakal mendominasi pasar domestik dan pastinya ngasih dampak positif buat fundamental keuangan TPIA.

Buat portofolio lu, sentimen positif kaya gini tentu layak dipantau terus pergerakannya. Jangan lupa tetep analisis mandiri sebelum memutuskan beli atau jual sahamnya ya.

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x