Uang Primer Oktober Melandai, Sinyal Apa Nih Buat Portofolio Lu
Buat lu yang tiap hari mantengin layar broker, pasti paham kalau kebijakan bank sentral itu penting banget. Nah, baru aja Bank Indonesia ngeluarin data terbaru soal uang primer atau yang biasa disebut M0. Buat Oktober kemaren, pertumbuhannya ternyata agak ngerem alias melandai.
Kalau lu kira ini cuma angka biasa yang nggak ada hubungannya sama saham gorengan atau LQ45 inceran lu, lu salah besar bro. Mari kita bedah pelan-pelan biar duit lu nggak nyangkut di pucuk.
Pertumbuhan Uang Primer Oktober Melandai
Berdasarkan data resmi dari Bank Indonesia, pertumbuhan uang primer M0 adjusted pada Oktober 2026 kemarin cuma naik di angka 7 persen secara year on year. Angka ini keliatan adem banget kalau dibandingin sama bulan September 2026 yang sempat nyentuh 9,3 persen.
Secara nominal, peredarannya sekarang ada di kisaran Rp2.265,4 triliun. Penurunan kecepatan ini utamanya disumbang sama dua hal utama:
- Pertumbuhan uang kartal yang ada di masyarakat tumbuh sekitar 11,5 persen secara year on year.
- Giro bank umum yang ada di Bank Indonesia adjusted cuma tumbuh 2,4 persen secara year on year.
Perlu dicatat juga, angka M0 adjusted ini udah ngitung dampak dari pemberian insentif likuiditas atau yang sering disebut pengendalian moneter adjusted. Jadi emang itu murni kondisi riil di lapangan.
Artinya Buat Trader Saham
Kenapa sih kita harus peduli sama uang primer yang melandai? Jawabannya simpel: likuiditas. Kalau pertumbuhan uang primer mulai melambat, artinya uang yang muter di sistem keuangan nggak sebanyak sebelumnya. Nggak ada angin segar yang terlalu kenceng buat dorong market naik ugal-ugalan.
Buat lu yang suka swing trade atau scalping, kondisi kayak gini nuntut lu buat lebih jeli. Jangan asal HAKI alias Hak Asusila Kanan beli saham tanpa analisa. Pasar kemungkinan bakal lebih selektif dan rapihin strategi. Sektor-sektor defensif mungkin bakal jadi pelarian aman sementara duit panas lagi cooling down.
Pokoknya tetap kontrol risiko, jangan FOMO, dan pastikananalisa lu matang sebelum entry. Jangan sampe niatnya cuan malah jadi bahan roastingan di grup telegram.
