ITMG 1H26: Laba Bersih Naik 17 Persen, Masih On Track Buat Nyala
Buat lu yang lagi pantengin saham batubara, ada kabar terbaru nih dari Indo Tambangraya Megah Tbk alias ITMG. Kinerja keuangan mereka selama paruh pertama tahun ini alias 1H26 ternyata nggak meleset dari perkiraan pasar. Laba bersih mereka tembus angka US$ 106 juta atau naik sekitar 17 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Lumayan banget kan buat bikin portofolio lu nggak boncos.
Kinerja Kuartalan Agak Goyang Tapi Masih Aman
Kalau kita lihat pergerakannya secara kuartalan alias di 2Q26, laba bersih ITMG sebenarnya sempat turun sekitar 6 persen dibanding kuartal sebelumnya jadi US$ 51 juta. Penyebab utamanya karena margin laba kotor yang nyusut sekitar 210 bps. Masalahnya ada di cash cost per ton yang naik 7 persen karena biaya penambangan membengkak seiring harga minyak yang lagi tinggi. Volume penjualan juga agak seret jadi 6 juta ton aja, di bawah target yang sempat dibilang waktu earnings call kemarin.
Kenapa 1H26 Masih Dibilang Sesuai Ekspektasi
Meskipun kuartal kedua kemarin agak seret, secara akumulasi 1H26 kinerja ITMG masih dibilang aman dan sejalan sama konsensus. Angka laba bersih paruh pertama ini udah memenuhi sekitar 49 persen dari estimasi setahun penuh, mirip kayak rata rata tiga tahun terakhir yang ada di kisaran 48 persen.
Pendapatan mereka juga masih tumbuh solid sampai 9 persen secara tahunan. Pendorongan utamanya tentu dari volume penjualan yang naik 5 persen dan harga jual rata rata yang juga terkerek naik 4 persen. Jadi buat lu yang megang saham ini, nggak usah panik berlebihan karena fundamentalnya masih keliatan kuat.
Kesimpulan Buat Portofolio
Secara keseluruhan, laporan keuangan ITMG periode 1H26 ini ngebuktiin kalau emiten batubara satu ini masih cukup tangguh di tengah tekanan biaya produksi. Buat lu yang pengen masuk atau lagi nunggu momentum swing, saham ini masih layak dipantau terus pergerakannya di market.

