Kinerja Saham MIDI Tembus Laba Bersih Rp706 Miliar di 9M26
Buat lu yang sering nongkrong di minimarket, pasti udah nggak asing lagi sama emiten satu ini. PT Midi Utama Indonesia Tbk atau yang punya kode saham MIDI baru aja rilis laporan keuangan terbarunya. Hasilnya lumayan bikin senyum-senyum sendiri buat para pemegang sahamnya karena performanya dibilang solid.
Capaian Laba Bersih MIDI Selama Sembilan Bulan
Sepanjang periode sembilan bulan pertama atau 9M26, MIDI sukses kantongin laba bersih sampe Rp706 miliar. Angka ini nunjukin pertumbuhan sekitar 19 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Kalau khusus di kuartal ketiga alias 3Q26 aja, labanya mentok di angka Rp220 miliar atau naik 10 persen secara tahunan.
Pencapaian ini sebenarnya udah sesuai sama perkiraan banyak orang di pasar. Laba bersih 9M26 ini udah setara sekitar 77 persen dari total estimasi setahun penuh. Jadi secara hitung-hitungan, performanya masih on track banget sama target.
Pengaruh Divestasi Lawson Terhadap Kinerja Keuangan
Kenapa laba MIDI bisa nanjak? Salah satu biang keladinya adalah efek basis rendah dari tahun lalu. Waktu itu, bisnis Lawson sempat bikin rugi di paruh pertama tahun 2025 sebelum akhirnya resmi didivestasikan pada bulan Mei 2025.
Kalau kita hitung secara underlying atau nggak pakai ngitungin bisnis Lawson lagi, laba bersih 9M26 sebenarnya tetap tumbuh sekitar 11 persen. Kuartal 3Q26 ini juga jadi momen bersih pertama tanpa gangguan angka dari Lawson. Jadi, kenaikan margin laba usaha jadi 5,4 persen selama 9M26 lebih karena nggak ada lagi beban kerugian dari Lawson, bukan semata-mata karena lonjakan operasional tok.
Prospek Saham MIDI Ke Depan
Buat lu yang lagi lirik-lirik saham ritel, kinerja MIDI ini ngebuktiin kalau mereka tetep bisa jaga taringnya setelah lepas dari bisnis Lawson. Pendapatan yang terus naik jadi tenaga dorong utama buat laba usaha mereka. Buat jangka panjang, emiten ritel kayak gini emang sering jadi pilihan aman buat nangkring di portofolio.
Tapi tetep ya, bro, duit-duit lu tanggung jawab lu sendiri. Jangan mentang-mentang labanya bagus terus lu hajar semua modal ke sini. Tetap lakukan analisis mandiri sebelum ambil keputusan beli atau jual saham MIDI.

