Berita Korporasi

Astra International ASII Ngebut Lagi, Laba Kuartal Tiga Melesat

Lu pada yang pegang saham ASII pasti seneng banget baca berita terbaru ini. Kinerja keuangan PT Astra International Tbk (ASII) di kuartal ketiga tahun 2026 nunjukin taringnya lagi setelah sempat loyo di awal tahun. Nggak tanggung tanggung, laba bersihnya langsung ngebut di angka Rp9,1 triliun.

Lonjakan Laba Bikin ASII Makin Pede

Kenaikan laba bersih ASII ini naik 36 persen dibanding kuartal sebelumnya, dan naik tipis 1 persen secara tahunan. Padahal kalau lu ingat, semester pertama kemarin labanya sempat nyungsep minus 19 persen. Hasil manis ini bikin total laba bersih selama sembilan bulan pertama 2026 jadi tembus Rp21,6 triliun.

Angka itu udah nutup sekitar 74 persen dari target konsensus tahun 2026 yang dipatok di Rp29,1 triliun. Jadi, gw rasa target itu gampang banget dilampaui karena sisa target laba di kuartal empat nanti cuma butuh sekitar Rp7,4 triliun aja. Santai banget kan.

UNTR Bangkit Dari Kubur

Salah satu pahlawan di balik moncernya kinerja ASII ini tentu saja dari anak usahanya, PT United Tractors Tbk (UNTR). Laba bersih dari segmen alat berat dan pertambangan ini melonjak drastis ke level Rp2,3 triliun pada kuartal tiga, jauh banget dibanding kuartal sebelumnya yang cuma dapet sekitar Rp200 miliar sampai Rp400 miliar.

Pemulihan ini kejadian karena bisnis kontrak penambangan Pama udah mulai jos lagi, ditambah operasional tambang emas Martabe yang balik normal. Walaupun secara kumulatif selama sembilan bulan laba segmen ini masih minus 55 persen gara gara masalah awal tahun kayak pemangkasan RKAB dan beban lain, tapi tren kuartal tiganya bener bener nunjukin sinyal bagus buat masa depan.

Otomotif dan Keuangan Tetap Konsisten

Selain tambang, mesin duit lama ASII di sektor otomotif juga nggak mau kalah. Laba bersih segmen otomotif naik 9 persen pada kuartal tiga. Peningkatan ini didukung sama volume penjualan mobil yang naik 13 persen dan motor naik 3 persen. Bisnis komponen Astra Otoparts (AUTO) juga ikut nyumbang cuan dengan pertumbuhan laba 15 persen.

Belum lagi dari sektor jasa keuangan yang ikut ngegas dengan pertumbuhan laba 9 persen. Pembiayaan konsumen tercatat naik 6 persen, ngebuktiin kalau daya beli masyarakat masih lumayan kuat buat cicil kendaraan.

Buat lu yang naruh duit di ASII, laporan keuangan terbaru ini jadi bukti kalau saham jagoan lu ini masih sangat solid. Tinggal pantau aja pergerakannya sampai akhir tahun buat ngeraup cuan maksimal.

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x