Catatan Jamet

MSCI Paling Salah 🤣

Ada yang bilang crash bursa 2026 ini salahnya MSCI sendiri. Waduh, ini sih terlalu nyederhanain masalah dan nggeser tanggung jawab. MSCI memang punya andil sebagai salah satu pemicu kejatuhan IHSG, tapi bukan berarti konglomerat, pemain lokal, dan regulator malah bebas dari tanggung jawab. Mari kita lihat masalah sebenarnya di bursa kita.

Permainan Uang Dan Budaya Upeti Di Bursa

Di negeri ini, urusan duit ada aja permainannya bos. Aturan bisa dibikin, transaksi bisa diatur, dan pelanggaran bisa dibiarin asalkan ada upeti ke pihak tertentu. Ibarat kata lu ngerampok sepuluh triliun, bisa aja kalau lima triliunnya dibagi buat jatahin pihak tertentu. Mungkin semua bakal bahagia, kecuali korbannya.

Di pasar saham juga polanya sama persis. Praktik insider trading, coordinated trading, sampai goreng-menggoreng saham udah ada dari dulu. Kita yang cuma bisa lihat running trade sama orderbook aja kadang udah curiga sama transaksi yang janggal. Apalagi otoritas yang punya akses penuh ke data transaksi.

Kalau ada yang ketahuan curang dan manipulatif, paling banter cuma ditanya maunya gimana, udah kayak lagi nego proyek. Ujung-ujungnya semua pihak bahagia, kecuali investor asing dan investor ritel kecil yang jadi korban kebanting.

Evaluasi MSCI Bukan Cuma Soal Aturan Baru

Coba lu lihat lagi, tahun lalu IHSG sempat rally karena ditopang sama saham-saham apa. Kalau praktiknya makin parah dan masif sampai bikin transparansi serta integritas bursa diragukan, ya wajar kalau MSCI sebagai index provider mengevaluasi klasifikasi Indonesia. Mereka punya tanggung jawab moral ke investor global yang jadi pengikut indeks mereka.

Ada yang bilang kalau MSCI cukup update aturan biar lebih ketat. Jelas itu bukan solusi utama. Masalahnya ada di kualitas pasar modal Indonesia itu sendiri:

  • Perlu penegakan hukum yang serius dan konsisten, bukan cuma tebar wacana.
  • Jangan cuma kasih denda kecil setelah diancam MSCI atas pelanggaran yang udah bertahun-tahun lalu. Kemana aja selama ini?
  • Transparansi kepemilikan saham harus beneran transparan dan brantas transaksi pakai akun nominee.
  • Free float harus real di lapangan, bukan cuma angka pajangan di atas kertas.

Saatnya Bersih-Bersih Total

Kita tentu dukung IDX dan OJK buat proaktif bersih-bersih pasar modal. Jangan cuma bersikap reaktif dan sibuk pasang badan pas udah kebakaran. Nyalahin MSCI sepenuhnya sambil bilang konglomerat cuma main sesuai aturan itu mah namanya cuci tangan bos.

Tekanan dari MSCI ini harusnya diambil sebagai momentum buat berbenah total. Supaya bursa kita bisa jadi pasar modal kelas dunia yang beneran dipercaya investor asing maupun domestik. Jangan malah bikin standar diturunkan cuma supaya para pemain besar tetap nyaman main di kolam keruh. Pantau terus pergerakannya.

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x