Briefing Pasukan

IHSG 1 Oktober 2026 – Lagi Diuji Inflasi, Yield Obligasi, Minyak Naik

Halo Pasukan! 👋

Market global lagi campur aduk nih. Wall Street tutup mixed, S&P500 -0,25%, Dow Jones -0,86%, tapi Nasdaq naik +0,24%.

Kabar baiknya, inflasi inti AS mulai agak jinak. Core PCE turun ke 3,0% YoY dari 3,3%. Tapi data tenaga kerja masih kuat, sektor swasta AS nambah 90 ribu pekerja. Artinya ekonomi belum benar-benar dingin, jadi suku bunga tinggi bisa bertahan lebih lama.

Yield US Treasury 10 tahun naik lagi ke sekitar 5,30%, level tertinggi sejak 2002. Ini biasanya bikin investor agak ngerem masuk aset berisiko termasuk saham.

Dari komoditas, minyak naik lagi. Brent tembus USD103/barrel. Ini bisa jadi pedang bermata dua buat IHSG, emiten energi bisa diuntungkan, tapi sektor lain bisa kena tekanan karena biaya naik.

Kemarin IHSG nyungsep -0,83% ke 6.071 dengan asing net sell sekitar Rp777 miliar. Big caps seperti TLKM, BMRI, BBCA, ASII, BBRI jadi sasaran jual asing.

Hari ini IHSG kemungkinan masih bakal sideways cenderung tertekan. Sentimen negatif dari yield US dan minyak masih jadi beban. Market lagi cari arah. Area penting 6.000 – 6.050, semoga bisa bertahan di atas level itu.

Salam Fundamental! 🔥

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x