Isu Ijazah Gibran Memanas, DPR Mulai Cari Sela Buat Usut
Politik emang nggak pernah sepi drama cuy. Baru-baru ini ada kabar panas dari Senayan yang bikin para pemain saham kudu pasang mata. Pasalnya, ada tiga partai koalisi pemerintah sendiri ditambah satu partai oposisi yang lagi kumpul-kumpul buat bahas keabsahan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Tiga Opsi Gerakan Parlemen
Lu pasti mikir ini cuma gertakan sambal doang kan. Kenyataannya, para politisi di parlemen lagi serius nimbang tiga jalur konstitusional yang lumayan bikin deg-degan. Opsi ini sengaja disiapin buat ngerespons keputusan hukum yang baru aja ketok palu.
Adapun langkah yang lagi dipertimbangkan antara lain:
- Minta penjelasan langsung ke pemerintah terkait kisruh ijazah.
- Bikin Pansus alias penyelidikan resmi lewat parlemen.
- Nyatain sikap resmi soal dugaan pelanggaran hukum dan konstitusi.
Meskipun partai-partai ini belum secara terang-terangan nyebut kata pemakzulan, tapi jujur aja semua opsi tadi bau-bau ke arah sana. Makanya, wajar banget kalau market mulai agak ngeri-ngeri sedap mandangin situasi politik sekarang.
Keputusan Mahkamah Agung Jadi Pemicu
Semua kehebohan ini bukan muncul dari ruang kosong bro. Usut punya usut, gerakan di DPR ini dipicu sama putusan Mahkamah Agung yang keluar hari Jumat tanggal 30 Oktober kemarin. Intinya, MA mutusin kalau surat keterangan penyetaraan ijazah SMA milik Gibran itu nggak sah dan batal demi hukum.
Begitu kabar putusan MA ini nyebar, suasana langsung berubah panas. Pihak kantor wakil presiden sendiri sampai detik ini masih adem ayem dan belum ngeluarin tanggapan resmi apapun soal badai politik yang lagi mengarah ke mereka.
Dampaknya Buat Portofolio Lu
Sebagai trader retail yang modalnya pas-pasan, lu jangan cuma nge-judge berita politik ini sebagai drama sinetron biasa. Ketidakpastian politik kayak gini gampang banget bikin IHSG masuk angin.
Kalau tensi di Senayan makin tinggi dan isu pemakzulan makin liar, investor asing biasanya mendadak penakut dan narik duitnya keluar. Saran gw, lu mending tetep kontrol emosi, jangan FOMO beli saham blue chip secara brutal, dan siapkan cash secukupnya buat jaga-jaga kalau market mendadak banting stir merah darah.
