OJK Mau Bikin Bursa Mineral Baru, Buat Apa Sih
Lu pada pasti jarang kan mikirin urusan birokrasi begini, tapi ini penting buat portofolio kita. Otoritas Jasa Keuangan alias OJK lagi bersiap bikin bursa mineral dan komoditas strategis. Tenang, pelaksanaannya bakal bertahap kok, nggak langsung asal gas.
Sarjito selaku Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis OJK bilang kalau mereka bakal mulai dari komoditas yang paling siap dulu. Masalahnya sekarang, OJK masih antre nungguin peraturan presiden keluar buat nentuin komoditas apa aja yang bakal masuk daftar dagang.
Alasan Di baliknya Bikin Harga Lokal Makin Kuat
Emang apa sih untungnya bikin bursa baru segala. Tujuan utamanya biar pembentukan harga di dalam negeri makin kuat. Selama ini acuan harga kita sering diatur pihak luar. Nah, lewat bursa ini, Indonesia bakal punya acuan harga sendiri, termasuk buat nikel yang jadi bahan baku baterai andalan kita.
Selain bikin harga mandiri, langkah ini juga disiapin buat berantas praktik curang yang sering bikin negara rugi. OJK nargetin bursa ini bisa nekan praktik transfer pricing sama under-invoicing yang biasa dipakai buat ngibulin pajak. Kalau hal itu beres, otomatis devisa negara sama pendapatan pajak bisa nambah banyak.
Masih Banyak Misteri yang Belum Terjawab
Di balik rencana keren itu, masih banyak tanda tanya besar yang belum dijawab OJK. Beberapa hal yang bikin kita penasaran antara lain:
- Apakah nantinya para eksportir bakal diwajibkan buat transaksi lewat bursa baru ini
- Gimana nasib bursa lama kayak Indonesia Commodity and Derivatives Exchange atau ICDX
- Terus dampak ke Jakarta Futures Exchange atau JFX bakal separah apa
Buat sekarang mending lu pada pantau dulu pergerakan saham yang nyerempet komoditas nikel atau tambang lainnya. Jangan sampai FOMO masuk barang pas aturan aslinya belum jelas. Tunggu aja sampai perpresnya resmi meluncur biar nggak salah langkah.
